Kejutan Bongkar Paslon Pilkada Pangandaran

Bongkar Pasang Calon Kejutan Pilkada Pangandaran

PANGANDARAN, (KP).-
Tak ada yang tak mungkin dalam politik. Begitulah kira-kira menggambarkan dinamika politik Pilkada Kabupaten Pangandaran.

Bongkar pasang calon menjadi trend Pilkada Kabupaten terbungsu Jawa Barat ini, yang sejak awal pendaftaran independen memanas.

Misal Azizah Talita Dewi yang gagal syarat di Independen malah diambil koalisi poros tengah, PKB, Nasdem, Gerindra. Begitupun wakilnya, dr. Erwin Thamrin memantapkan diri bersanding dengan Ino Darsono.

Bagi Ino pun kejutan baru lagi, pasalnya sejak geliat pilkada terasa, Ketua DPD PAN Kab Pangandaran ini menarget calon wakil bupati. Ino sudah dipatron berpasangan dengan Ahmad Irfan Alawy, anggota DPRD Jabar dari PKB.

Realita politik memaksa Ino diposisi Bupati, sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, mampu tidak mampu, wakil ketua DPRD Pangandaran itu menjadi calon bupati.

Ino yang berpasangan dengan dr. Erwin akan didaftarkan pukul 15.00, sebagai kandidat terakhir dari tiga paslon yang berhelat.

Hal mengejutkan lagi tidak tampilnya mantan Ketua Presidium Pemekaran Pangandaran, Supratman. Ia harus ikhlas melihat realita pemaketan. Begitu juga eks Pj Bupati Pangandaran, Enjang Naffandy harus legowo dan tetap di Gedung Sate.

Berbeda dengan Ketua DPD Nasdem Pangandaran, Cucu Sulaksana berhasil lolos mendampingi Azizah, padahal diawal tidak diperhitungkan sama sekali.

Dalam politik memang tidak ada yang tak mungkin. Jeje Wiradinata yang berpasangan dengan Ketua PHRI, Adang Hadari (Jihad) digadang-gadang sebagai pemenang.

Lagi-lagi itulah politik, lengah sedikit Jeje-Adang pun bisa meradang. (Jani Noor)

Komentari