Kendaraan Bermasalah Terjaring Razia Gabungan

image

SINGAPARNA, (KAPOL),-
Petugas Dinas Perhubungan Kab. Tasikmalaya, Satlantas Polres Tasikmalaya, Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Jasa Raharja dan Bank Jabar tampak bersiap di Jalan Raya Cikunir Singaparna, Rabu (16/9/2015).

Mereka hendak melakukan razia gabungan . Sasaran razia gabungan kali ini yakni seluruh kendaraan baik angkutan umum, angkutan barang, maupun kendaraan pribadi. Razia kali ini untuk menertibkan kendaraan yang pajaknya bermasalah.

“Ini program rutin kami. Kendaraan yang tidak membayar pajak langsung kita tilang. Kita sediakan juga outlate pembayaran langsung,” ujar Kepala Cabang Dispenda Prov. Jabar Wilayah Kab. Tasimalaya, H.¬† Hendra.

Dalam razia kali ini, ujar Hendra, banyak kendaraan yang terjaring razia gabungan. Dari hasil razia, didapati ada banyak kebdaraan yang belum daftar ulang atau membayar pajak.

Melalui razia gabungan ini, kata Hendra, Dispenda Provinsi Jawa Barat juga mensosialisasikan kepada pemilik kendaraan untuk mendaftar ulang kendaraan milik mereka. Karena melalui pajak, pembangunan di beberapa daerah bisa terlaksana.

“Kita sosialisasi juga pada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan,” kata Hendra.

Hendra menjamin pajak yang dibayarkan masyarakat itu tepat sasaran. Pasalnya ketika membayar pajak, uang hasil pembayaran itu langsung masuk di rekening Kas Daerah melalui Bank Jabar.

“Saya jamin seratus persen tidak ada pungutan liar,” kata Hendra.

Selain itu, kata Hendra, tidak ada alasan lagi masyarakat tidak membayar pajak kendaraan. Pasalnya outlate-outlate pembayaran juga sudah diperbanyak. Ada di Warung Peuteuy Salawu, Ciawi, dan Samsat Sukaraja.

“Selain itu juga ada Samsat keliling yang dalam waktu dan jadwal tertentu kita siapkan untuk jemput bola,” imbuh Hendra.

Dengan demikian, lanjut Hendra, diharapkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan bisa meningkat. (Imam Mudofar)

Komentari