Ketua KPU, Yang Berhak Mengusulkan Wabup Ke DPRD Partai Pengusung

SINGAPARNA, (KAPOL).-Hingga kini, siapa calon pendamping Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto pasca dirinya dilantik secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat pada Senin (3/12/2018) malam masih menjadi tandatanya. Sebab hingga kini pun dari ke 3 partai pengusung, yakni PDI Perjuangan, PKS dan PAN, belum memunculkan siapa calon nama.

Sebenarnya mekanisme pengusulan hingga pengangkatan Wakil Bupati Tasikmalaya sebenarnya sudah ada di Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah nomor 10 tahun 2016. Bahkan disana juga tercantumkan, terkait aturan, makanisme dan siapa yang berhak mengajukan pengusulan Wakil Bupati. Posisi wakil sebagai pendamping kepala daerah inipun harus ada.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin mengatakan, dalam undang-undang nomor 10 tahun 2017 pasal 176 ayat 1 menyebutkan, dalam hal Wakil Gubernur / Wakil Bupati / Wakil Walikota berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan, maka pengisiannya dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota berdasarkan usulan dari partai politik atau gabungan dari partai politik pengusung.

“Untuk kabupaten Tasikmalaya, sebagai mana Pemilihan Bupati lalu, pasangan Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto, diusung oleh 3 partai politik, yakni PDI Perjuangan, PKS dan PAN. Jadi yang berhak untuk mengusulkan nama ke DPRD itu yakni partai pengusung,” jelas Zamzam, Rabu (5/12/2018).

Sementara dua partai lainnya, yakni PPP dan Golkar yang kala itu masuk dalam koalisi, dikatakan Zamzam, hanya sebagai partai pendukung. Sehingga dari segi aturan keduanya tidak berhak mengusulkan nama Wakil Bupati ke DPRD.

Untuk mekanismesnya, bahkan dikatakan Zamzam, sudah jelas dalam pasal 176 ayat 2. Yakni partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon Wakil Gubernur / Wakil Bupati / Wakil Walikota kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, melalui Gubernur/Bupati/Walikota untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. (Aris Mohamad F)***

Komentari