Kini Tidak Ada Penumpang “Hantu” di KA Pangandaraan

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Semenjak diberlakukannya promo perjalanan kereta Api Pangandaran sekira sebulan lalu, Stasiun Tasikmalaya nyaris tanpa henti berdenyut.

Pada jadwal perjalanan rute Banjar-Gambir ataupun Banjar- Bandung Pp dua lajur rel terisi penuh. Juga pemandangan antrian di loket tiket apalagi di hari libur.

Promo Rp 1 untuk perjalanan Banjar-Bandung pp hingga 1 Februari 2019 ini, menjadi primadona para wisatawan dadakan.

Ada yang digunakan untuk mobilitas menunjang aktifitas sehari-hari, ada pula yang ‘ngadon’ atau sengaja ingin menjajal keindahan pemandangan sepanjang perjalanan.

Penambahan masa promo hingga 28 Februari ini semakin membuat peminat berjubel.

“Saya juga dari Bandung tadi pagi, sengaja ingin mencoba naik kereta api ke Banjar. Karena takut kehabisan tiket, makanya saya turun di Tasikmalaya. Ternyata di sini antriannya juga luar biasa, sudah dua jam malas antrinya. Mungkin ada 100 orang di loket,” ujar salah satu warga Bandung, Ny. Aan bersama lima anggota keluarganya di Stasiun Tasikmalaya, Minggu (10/2/2019).

Semenjak diresmikan di Stasiun Banjar oleh Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, PT. KAI memang memberlakukan sistem online tiket melalui aplikasi. Kurang dari seminggu, semua tiket masa promo tersebut ludes. Pemandangan aneh justru terlihat ketika kereta berjalan sesuai dengan jadwal perjalanan yang ditentukan.

“Awalnya memang melalui aplikasi, tapi karena banyak yang memesan tapi tidak berangkat ada bahasa penumpang hantu. Maksudnya penumpangnya memesan, tapi tidak jadi naik. Makanya kalau dicek di aplikasi penuh, tapi saat perjalanan banyak kursi yang kosong,” kata Kepala Stasiun Tasikmalaya, Arief Wahyono.

Ia mengatakan semenjak diberlakukan pemesanan langsung melalui go show di loket tiket masing-masing stasiun pemberhentian, penumpang lebih terlihat di dalam gerbong. Walaupun antrian kerap terlihat di loket stasiun pada jam dan hari tertentu.

“Kalau hari kerja sebenarnya tidak sepadat hari libur. Memang masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

“Kasihan juga orang yang mau benar-benar berangkat, tapi di aplikasi penuh. Sedangkan penumpang rilnya tidak sesuai dengan yang terlihat di dalam gerbong dan aplikasi. Makanya pemesanan melalui go show di loket stasiun,” katanya menjelaskan.

KA Pangandaran berkapasitas 520 tempat duduk, terdiri dari empat unit kereta eksekutif dan empat unit kereta ekonomi premium.

Sementara jadual pemberangkatan dari Stasiun Banjar 13.55 WIB, 14.52 WIB singgah di Stasiun Tasikmalaya, di Bandung 18.34 WIB dan tiba ke Gambir Jakarta 22.34 WIB.

Lalu jadual lainnya dari Stasiun Banjar berangkat pukul 16.20 singgah di Stasiun Tasikmalaya satu jam kemudian dan tiba di Bandung 20.34 WIB. (Inu Bukhari)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...