oleh

Kirmir Saluran Air Salosor Ambles Sepanjang 50 Meter

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Tebing dan kirmir di area pesawahan ambruk di kawasan Kampung Citepus RT 03 RW 03 Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (22/10/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib.

Bencana tanah longsor tersebut yang di akibatkan adanya intensitas volume air tinggi.

Sehingga dorongan air yang besar tersebut merobohkan kirmir saluran air Salosor ambles sepanjang 50 meter.

Akibat dari ambrolnya kirmir tersebut, sebanyak 4 kotak sawah dikawasan pertanian tersebut mengalami retak-retak dan 2 kotak sawah lainnya yang berdampingan dengan saluran tertimbun material longsoran.

Biasanya di kawasan saluran tersebut banyak petani yang membetulkan aliran air. Namun saat kejadian tidak ada petani sehingga musibah itu tidak menelan korban.

Babinsa Desa Santana Mekar Koramil 1207/Cisayong, Kodim 0612 Tasikmalaya, Serda Saeful mengungkapkan, pihaknya seyelah mendapat laporan warga langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Setelah didapati kirmir saluran irigasi ambruk, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Santanamekar juga berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dan Semua pihak terkait untuk tindakan penanganan selanjutnya.

“Kejadian bencana tanah longsor ini di sebabkan adanya intensitas saluran air salosor yang tinggi. Sehingga kirmir penahan air ambles dengan ketinggian kurang lebih 4 meter,” katanya.

Pihaknya, menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati dalam mengantisipasi volume air yang tinggi di saluran salosor, khususnya yang tinggal di bawah tebing dan tempat yang berpotensi longsor.

“Ksmi mengajak semua unsur masyarakat agar berperan aktif melaksanakan gotong royong membersihkan material longsor yang menimbun sawah pertanian. Juga membenarkan salurai air agar sawah warga tidak kekeringan,” katanya. (KP-07)***

Komentar

News Feed