Komisi 4 Dorong Pemkab Tasik Segera Lunasi Utang ke Rumah Sakit

SINGAPARNA, (KAPOL).- Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendorong agar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera melunasi hutang ke beberapa Rumah Sakit, salah satunya RSUD Dr. Sukarjo Kota Tasikmalaya dan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, termasuk rumah sakit swasta lainnya.

Pasalnya hutang tunggakan yang digunakan untuk mengcover program Jamkesda oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya angkanya terus naik dari tahun ke tahun sedang alokasi anggaran yang disediakan masih minim.

Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ami Fahmi menuturkan seharusnya dalam penganggaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendahulukan belanja wajib. Kesehatan adalah belanja wajib.

“Kalau kita lihat anggaran untuk belanja wajib dan hibah ini nilainya sangat jauh. Padahal seharusnya hibah itu setelah belanja wajib terpenuhi,” kata Ami, Rabu (25/4/2018).

Ami menambahkan Komisi 4 mendorong Pemerintah segera melunasi hutang ke rumah sakit manapun yang memiliki sangkut paut hutang. Baik rumah sakit milih pemerintah maupun swasta.

“Kalau bisa justru Pemerintah itu harus memberikan piutang agar saat masyarakat dilayani di rumah sakit bisa terlayani dengan baik dan maksimal. Bukan malah menghutang. Kita mau mengintervensi pun susah karena pemerintahnya punya hutang,” papar Ami.

Hari ini, kata Ami, jika belum teranggarkan untuk membayar hutang, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bisa menganggarkan di Anggaran Perubahan APBD Kabupaten Tasikmalaya 2018.

“Kita pernah menugaskan ke Dinas Kesehatan untuk membuat simulasi estimasi biaya apabila seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang kurang mampu itu dicover angkanya sekitar 30 miliar,” kata Ami.

Ami pun melihat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mampu untuk melunasi tunggakan hutang ke sejumlah rumah sakit tersebut.

“Kita yakin mampu. Kemarin saja kita beli mobil desa anggarannya 50 miliaran juga mampu,” kata Ami. (Imam Mudofar)***

Komentari