KONI Minta Pemkab Akomodir Kebutuhan Anggaran Untuk Peningkatan Kualitas

TARKI, (KAPOL).- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut saat ini tengah dihadapkan pada kesulitan untuk melakukan upaya peningkatan kualitas baik atlit, 

wasit, juri maupun pengurus cabor. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran
yang terjadi selama ini.

Ketua KONI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, menyebutkan pihaknya sangat
mengharapkan agar Pemkab Garut segera mengakomodir kebutuhan anggaran untuk
KONI. banyak hal yang harus segera dilakukan KONI untuk lebih meningkatkan
kualitas olahraga di Garut.

“Agar kualitas olahraga kita lebih baik, tentu harus dilakukan langkah-langkah yang tujuan utamanya untuk lebih meningkatkan kualitas. Ini bukan hanya harus dilakukan terhadap atlit tapi juga pendukung lainnya seperti wasit, juri, dan
pengurus cabor,” ujar Syakur, Rabu (7/11/2018).

Dikatakan Syakur, ada sejumlah hal mendesak yang harus segera dilakukan di Garut saat ini. Pertama adalah peningkatan kapasitas, kompetensi para atlet, wasit, juri dan pengurus cabor. Kedua, peningkatan pengadaan sarana dan prasarana mengingat ada beberapa cabor yang sangat tergantung daripada ketersediaan alat.

“Ketiga, kita mendorong supaya kompetisi makin banyak baik sebagai penyelenggara maupun peserta. Dengan demikian kemapuan atlit, juri, wasit, dan pengurus cabor kita akan semakin terasah,” katanya.

Syakur berharap, Garut bisa memiliki satu event besar dalam olahraga, dimana kegiatan tersebut memiliki “brand” hebat dan bisa diikuti peserta di seluruh Indonesia untuk hadir dan berkompetisi.

Harapan ini menurutnya bukan hal yang mustahil mengingat banyaknya potensi di Kabupaten Garut yang bisa ditawarkan atau dijual dalam rencana even-even besar yang akan digelar.

Diterangkannya, Kabupaten Garut memliki potensi atlit pencaksilat berprestasi dan pihakbya berharap pada tahun 2019 mendatang seluruh even besar bisa terealisasi. Hal ini tentu sangat tergantung kepada dukungan masyarakat terutama pemerintah dalam mensuport termasuk dari sisi anggarannya.

“Kita sudah punya nama bahwa Garut sebagai penghasil atlet pencak silat berprestasi. Saya yakin pasti mereka akan datang berbondong-bondong mau belajar, dan mudah-mudahan tahun 2019 bisa terlaksana,” ucap Syakur.

Lebih jauh Syakur menyebutkan potensi olahraga di Garut bukan hanya ada di cabor pencak silat saja. Selain itu, masih banyak cabor lainnya yang juga bisa diandalkan dan selama ini telah mampu menunjukan prestasinya baik di ajang
nasional maupun internasional.

Syakur juga menyamapiakn, kedepannya pihaknya berupaya mengedukasi antara pengurus cabor dan pengurus KONI.

Selain itu, sinkronisasi keinginan KONI dan pihak pemkab juga perlu dilakukan. Hal tersebut demi meningkatkan kualitas olahraga daerah, serta memperkuat optimisme semua pihak.(Aep Hendy S)***

Komentari