IKLAN
HUKUM

Korban Sodomi Diancam dan Diiming-imingi Permen Oleh Pelaku

Ilustrasi/"pikiran rakyat"*

MANGUNREJA, (KAPOL).- Kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur kerbali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini 8 orang anak menjadi korban praktek sodomi Oleh seorang remaja tanggung, RS alis Eki (16) warga Desa Singasari, Kecamatan Singaparna. Dari data sementara para korbannya yakni, Ar (10), Riz (10), Gil (9), Dik (10), Ad (7), Kev (7) Fir (7) dan Dim (6).

Selain di iming-imingi permen manis dan main layangan, pelaku yang saat ini telah diamankan Polres Tasikmalaya ini juga melakukan pengancaman dengen kekerasan. Sehingga nafsu bejak pelaku inipun terlaksana.

Rata-rata para korbannya merupakan anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan taman kanan-kanak. Ke 8 korban inipun pada Rabu (6/12/2107) menjalani pemeriksaan medis berupa visum di RSU Singaparna Medica Citratama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya. Sementara pelakunya merupakan pemuda tanggung tetangga dari para korban.

“Anak saya baru mengaku satu kali menjadi korban pelaku, namun baru bilang kemarin setelah anak-anak lainnya bermunculan mengaku pernah digitu oleh pelaku,” jelas NH (39) ibu salah seorang korban ketika turut mengantar anaknya melakukan visum.

Serangkaian visum yang dilakukan tim medis tehadap 8 anak ini guna memastikan luka yang dialami.para korban atas kejadian tidak manusiawi tersebut.

Mereka datang dengan didampingi petugas dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Kabupaten Tasikmalaya dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Tasikmalaya.

Selain mendampingi kasus hukumnya, kedua lembaga inipun akan melakukan pemeriksaan kejiwaan bagi korban dan pelaku yang masih remaja.

“Korban cabul sodomi ada 7 orang dan satu orang lagi pelaku katakan belum sampai disodomi hanya tidur-tiduran saja. Meski begitu kami, P2TP2A dan KPAI selalu bersama dengan Polres tangani kejadian, berupa pendampingan sampai tuntas. Sekarang pendampingan visum untuk selanjutanya tunggu hasil lidik,” jelas Anggota KPAI Kabupaten Tasikmalaya, Imas Masopah.

Dari pengakuan para korban, aksi sodomi ini dilakukan pelaku di beberapa tempat seperti lokasi pemandian umum hingga rumah pelaku. Bahkan korban yang hendak membeli mainan layangan kepada pelaku malah diajak ke kamar mandi untuk digagahi.

“Hasil visum nanti diharapkan mampu menguatkan bukti secara medis dugaan sodomi yang dilakukan pelaku,” ujarnya. (Imam Mudofar)***

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top