Kosgoro 1957 Harus Jalankan Program Deradikalisasi


TASIKMALAYA, (KAPOL).- Kehadiran Kosgoro 1957 harus mampu berkiprah di masyarakat dalam menghadapi isu-isu dan kondisi terkini bangsa Indonesia.

Salah satunya yakni menjalankan program-program deradikalisasi atau menetralisir munculnya faham-faham radikal dengan berbagai macam pendekatan.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Kosgoro 1957 Agung Laksono, seusai melantik pengurus PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Tasikmalaya masa bakti 2019 – 2024 di Hotel Fave Kota Tasikmalaya pada Jumat (12/7/2019) malam.

“Utamanya melakukan langkah-langkah program yang bisa turut Deradikalisasi. Ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga masyarakat. Apalagi yang terorganisir seperti Kosgoro 1957,” jelas Agung Laksono.

Agung menilai, langkah ini akan lebih baik lagi ketika bekerjasma dengan element-element lainnya, mulai pemerintah, TNI dan Polri, untuk melakukan deradikalisasi dan menghilangkan unsur-unsur yang bisa berkembangnya politik identitas.

Dikatakan dia, lebih baik menjalankan politik kebangsaan yang dikembangkan, berdasarkan Bhineka tunggal Ika.

“Deradikalisasi itu secara menyuluruh dilakukan. Apalagi yang mengembangkan isu sara, itu harus dihalangkan. Saya kira Kosgoro bisa berperan kedepan digaris terdepan,” tegasnya.

Pesan kepada pengurus Kosgoro 1957 Kabupaten Tasikmalaya yang baru terbentuk, Agung Laksono menegaskan, pihaknya meminta setelah konsolidasi pelantikan, maka segera dibentuk kepengurusan Kosgoro di setiap kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Ketua PDK I Kosgoro 1957 Jawa Barat, H Phinera Wijaya, Sekretaris PDK I Kosgoro 1957 Jawa Barat, M.Q Iswara, Ketua DPD Partai Golkar Kab Tasikmalaya Erry Purwanto, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, pengurus Kosgoro 1957 provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Tasikmalaya hingga para pimpinan sayap partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Tasikmalaya, Mochamad Arief Arseha, yang baru saja dilantik mengatakan, dalam mengembang amanah besar memimpin Kosgoro 1957 Kabupaten Tasikmalaya satu priode kedepan dinilai tidaklah mudah.

Akan tetapi ia menegatakan, sudah siap serta akan melakukan langkah-langkah yang kongkrit dan nyata.

“Seperti saya bilang, dalam bahasa sunda, Kadenge Sorana – Katingali Gawena – Karasa Hasilna (Terdengr suaranya – Terlihat kerjanya – Terasa hasilnya) ku masyarakat tatar Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Arief.

Program kerja terdekat, dikatakan dia, yakni membentuk kader di setiap kecematan.

Bahkan pihaknya menargetkan sampai akhir tahun ini akan ada pelantikan besar-besaran semua pengurus kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Walau diakuinya, untuk kader-kader disetiap kecamatan sudah terbentuk hanya tinggal di SK-kan (surat keputusan) saja. (Aris Mohamad F)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...