KPKB Desak Polres, Ungkap Kasus Lama 

BANJAR, (KAPOL).- Komunitas Pembaharuan Kota Banjar (KPKB) mempertanyakan aneka kasus yang sempat jadi perhatian publik dan sempat ditangani Polres Banjar. Pertanyaan dan pernyataan itu terungkap saat silaturahmi ke Mapolres Banjar, Selasa (14/11/2017).

Kedatangan perwakilan KPKB ini diterima langsung Waka Polres Banjar, Kompol Ade Najmulah dan Kabag Ops Polres Banjar, Kompol Shohet.

Diantara yang dipertanyakan Dinamisator KPKB Banjar, Herher Rohilin, kelanjutan pengusutan dugaan penyalahgunaan Desa Balokang, Kec/Kota Banjar, dugaan pungli di Jalan Letjen Suwarto Banjar, dugaan penganiaan yang dilakukan seorang pejabat dan sejumlah kasus lainnya.

“Kami berharap ada kepastian hukum. Jangan sampai terkesan penegakan hukum di Kota Banjar tebang pilih,” ujar Herher seusai acara kepada Kabar Priangan Online (KAPOL).

Menyikapi aneka pertanyaan dan pernyataan perwakilan KPKB saat diskusi itu, Waka Polres Banjar, Kompol Ade Najmulah dan Kabag Ops Polres Banjar, Kompol Shohet, memberikan respon positif.

Menurut Kompol Ade, ormas berhak untuk melakukan kontrol sosial, termasuk kepada instansi kepolisian.

“Pertemuan, dalam upaya menyamakan persepsi untuk mengisi pembangunan di Kota Banjar dan diharapkan kamtibmas tetap terjaga dan kondusif,” katanya.

Terkait dugaan penyimpangan keuangan di Desa Balokang, ditambahkan Kanit Tipikor Polres Banjar, Ipda Siswoto, bahwa saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami masih menunggu audit Inspektort dan BKPB. Terkait dugaan penganiayaan itu, sudah di SP3-kan, tidak cukup bukti untuk menindaklanjutinya. Karena, saat itu pihak korban mencabut pelaporannya,” tutur Kompol Shohet, Kabag Polres Banjar, sekaligus Mantan Kasat Reskrim Polres Banjar yang sempat menangani kasus tersebut. (D.Iwan)***

 

Komentari