KPP Ciamis Gelar Spectaxcular di Car Free Day

KANTOR Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ciamis, menyelenggarakan acara Spectaxcular di lapangan terbuka area Car Free Day (CFD) seputar wahana olah raga sepeda BMX, Ahad (3/3/2019) pagi.

Acara “Spectaxcular” tersebut digelar sebagai bentuk kampanye simpatik guna meningkatkan kesadaran pajak setiap Warga Negara Indonesia yang telah terdaftar sebagai Wajib Pajak (memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)) di sekitar Kota Ciamis. 

Pada event tersebut serangkaian acara dilaksanakan seperti seni pentas musik, pembukaan layanan konsultasi dan penyampaian leaflet perpajakan. Kegiatan ini serentak diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak di seluruh wilayah Indonesia. 

Kegiatan Spectaxcular ini dibuka oleh Kepala Seksi Pemeriksaan KPP Pratama Ciamis, Slamet Rijadi Sugiharto selaku Pejabat Eselon IV KPP Pratama Ciamis mewakili Kepala Kantor KPP Pratama Ciamis.

Slamet menyatakan bahwa setiap  Maret dan April tiap tahun, Kantor Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia selalu disibukkan dengan event kegiatan penerimaan laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi dan Badan.

Hal tersebut kata dia, sebagai wujud konsekuensi dari kewajiban perpajakan Warga Negara yang memiliki NPWP Orang Pribadi baik yang bersangkutan sebagai karyawan atau memiliki pekerjaan usaha bebas (dagang, dokter, notaries, dll).

“Batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang diamanatkan UU Ketentuan Umum Perpajakan adalah tiga bulan setelah berakhirnya tahun pajak, atau untuk tahun pajak 2018 adalah 31 Maret 2019,” katanya.

Sedangkan batas waktu penyampaian laporan untuk Wajib Pajak Badan (PT, CV, PAUD/TK, Yayasan, Perkumpulan, Kelompok Tani, Ormas, dll) adalah empat bulan setelah berakhirnya tahun pajak, atau untuk tahun pajak 2018 adalah 30 April 2019.

“Apabila para Wajib Pajak tadi terlambat menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi melebihi jatuh tempo batas waktu pelaporan akan dikenakan sanksi denda Rp 100.000,- perbulan, sedangkan untuk Wajib Pajak Badan sanksinya lebih besar lagi sebesar Rp. 1.000.000,- perbulan,” katanya.

Untuk itu lanjut Slamet, Direktorat Jenderal Pajak khususnya KPP Pratama Ciamis tidak bosan-bosan mengingatkan sekaligus menghimbau melalui beberapa kegiatan edukasi perpajakan dan termasuk pula kegiatan semacam ini kepada para Wajib Pajak untuk lapor SPT Tahunan lebih awal tanpa menunggu akhir jatuh tempo.

“Manfaatkan kemudahan dan kenyamanan pelaporan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak dengan menggunakan pelaporan elektronik E Filing melalui DJP Online atau Aplikasi Service Provider lainnya seperti www.spt.co.id, www.pajakku.com, efiling.bri.co.id, www.online-pajak.com, aspbni.bni.co.id.

“Apabila ada yang belum jelas terkait pelaporan SPT Tahunan silakan berkunjung ke KPP Pratama Ciamis, Jl Drs. Soejoed Kertasari Ciamis pada jam pelayanan 08.00 sd 16.00 WIB ” ujarnya.  (Kapol)***