Kredit Modal Kerja, Upaya Nusamba Entaskan Kemiskinan

SINGAPARNA, (KAPOL).-Keberadaan perbankan cukup banyak di Tasikmalaya. Mereka menawarkan berbagai jenis pelayanan perbankan mulai dari kredit pinjaman, deposito sampai tabungan. Keberadaannya pun bervariatif. Mulai dari bank-bank konvensional sampai BPR (Bank Perkreditan Rakyat).

BPR Nusamba Singaparna adalah salah satu bank yang terbilang eksis di Kabupaten Tasikmalaya. Sedikitnya sudah ada enam kantor KAS BPR Nusamba yang tersebar di ebak kecamatan di Tasikmalaya.

Jumlah debiturnya terbilang banyak. Tercatat ada 4.417 jumlah nasabah di BPR Nusamba Singaparna yang tercatat hingga Desember 2018 lalu. Menariknya, angka kredit modal kerja di BPR tersebut yang paling tinggi jika di banding dengan jenis kredit lainnya.

Direktur Utama PT BPR Nusamba Singaparna Ade Hasan Firdaus menyebutkan sampai Desember 2018 lalu angka uang yang dikucurkan BPR Nusamba untuk kredit mencapai Rp 51,5 milyar.

Sebanyak 14,66 persen atau Rp 7,5 milyar merupakan kredit konsumtif, 21,33 persen atau Rp 10,8 milyar adalah kredit investasi dan yang paling besar adalah kredit modal kerja UMKM, sebesar 65,02 persen atau Rp 33 milyar.

“Itu salah satu bukti BPR Nusamba Singaparna berkontribusi terhadap upaya mengentaskan kemiskinan dengan cara merangsang perekonomian masyarakat melalui bantuan pinjaman permodalan,” kata Ade saat ditemui di kantornya, Kamis (24/1/2019).

Ade menambahkan dari tahun ke tahun pihaknya mengalami peningkatan jumlah nasabah debitur. Apalagi dengan dihadirkannya kredit harmoni plus (KHP) yang baru dilouncing per 6 Januari 2019 lalu.

Tidak sebatas menggulirkan program kredit menarik, lanjut Ade, pihaknya juga bertanggung jawab atas kesehatan usaha yang dijalankan debitur melalui program literasi edukasi yang dilakukan dua kali dalam setahun.

“Kami proaktif merangsang usaha masyarakat yang menjadi nasabah BPR Nusamba Singaparna. Karena kesehatan usaha mereka sangat berpengaruh selain terhadap perokonomian pelaku usaha juga terhadap tahapan pengembalian kredit kepada kami,” kata Ade.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, KHP ini akan sangat membantu masyarakat, karena selain mudah, proses cepat, biaya murah juga bunga kredit yang kompetitif serta yang menarik adalah berhadiah mobil.

“Plafonnya mulai Rp 10 juta hingga Rp 350 juta,” ucapnya. (Imam Mudofar)***