Lakukan Pemerasan, Oknum Wartawan dan Warga di Ciamis Diamankan Polisi

CIAMIS (KAPOL), – Jajaran Satreskrim Polres Ciamis dan Polsek Ciamis mengamankan 3 orang warga dan 3 oknum yang mengaku berprofesi wartawan. Mereka diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha home industri bolu di wilayah Imbanagara.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan, modus yang dilakukan pelaku mendatangi korban. Lalu menakut nakuti korban bila pelanggaran yang dilakukan oleh home industri bolu yang dijalaninya akan diberitakan bila tidak ditertibkan. Pelanggaran yang dilakukan pengusaha itu diduga menggunakan elpiji 3 kilogram dalam proses produksinya.

“Melakukan pemerasan kepada korban, memberikan uang Rp 2 juta. Kemudian dibagi ke seluruh yang terlibat. Tiga oknum media dan tiga masyarakat,” ujar Bismo di Mapolres Ciamis, Senin (3/5/2019).

Bismo menuturkan kejadian itu pada Kamis lalu. Kepolisian mendapat komplain dari warga mengadukan adanya oknum tersebut yang datang, melakukan pemerasan. Kemudian aparat kepolisian menindaklanjuti aduan tersebut.

“Alasannya mereka mendatangan ke home industri bolu di wilayah imbanagara menggunakan tabung gas 3 kilogram. Kemudian menginformasikan kalau tidak ditertibkan maka diliput,” katanya.

Menurut Bismo, setelah meminta dan menerima uang Rp 2 juta, lalu pada malam harinya kembali menghubungi korban. Bahwa jumlah tersebut masih kurang untuk meminta urus-urus yang lainnya.

“Jadi permintaan awal Rp 2 juta, setelah diberikan malamnya nelpon lagi. Kalau urus-urus ke Polisi gimana. Korban takut diliput media,” ungkapnya.

Bismo akan tetap memproses kasus tersebut karena ada masyarakat yang menjadi korban. Barang bukti yang diamankan, id card, sejumlah uang dan handphone. Pelaku dijerat dengan pasal 369 KUHPidana tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Pelaku tersebut tetap dilakukan penahanan.

“Imbauannya, kepada pengusaha jangan takut bila ditdatangi media. Cek dulu identitasnya. Maksud kedatangannya apa. Kalau wartawan itu meliput, kalau meminta uang jangan dulu ada maksud tertentu. Juga pengusaha harus tertib administrasi, perizinannya dan lainnya,” pungkasnya.(Yogi T Nugraha)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...