Langgar Perizinan, Hotel Sartika Disegel

CIAWI, (KAPOL).- Diduga langgar aturan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menutup sebuah hotel di Jalan Raya Ciawi, Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Rabu (13/6/2018) malam. Penutupan tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Polsek Ciawi dan Koramil Ciawi.

Penutupan tersebut mengundang perhatian warga setempat dan pengguna jalan. Bahkan, kegiatan tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

Para pemudik yang melintas menghentikan kendaraannya sejenak dan menyaksikan penutupan.

“Penutupan karena ada desakan dari masyarakat yang menduga kerap dijadikan sebagai maksiat. Selain itu ada juga pelanggaran aturan,” kata Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya, H. Imam Gozali.

Menurutnya, yang ditutup Hotel Sartika karena adanya pengaduan dari masyarakat yang merasa diresahkan atas hotel tersebut. Dimana hotel itu dianggap kerap dijadikan tempat maksiat.

Bahkan dalam perizinannya ada pelanggaran aturan. Bertujuan ingin menciptakan kondusivitas, terlebih akan menghadapi hari raya lebaran maka dilakukan penutupan.

“Utamanya ingin menjaga kondusivitas, menjelang hari raya lebaran, agar tidak ada gejolak di masyarakat sehingga dilakukan penutupan sementara. Apalagi ada sesuatu dalam perizinan, makanya Pemda mengambil sikap,” ucapnya.

Dijelaskan dia, bahwa penutupan hotel itu karena melanggar Perda Kabupaten Tasikmalaya Nomor 3 tahun 2014 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Selain itu izin usaha pariwisata hotel sudah kadaluarsa, sehingga hotel tersebut dikenakan sanksi penutupan sementara.

“Ada pelanggaran Perda dan izin usaha pariwisata sudah habis 19 Januari 2017 lalu,” ujarnya.

Seusai penyegelan, lanjut dia, pihaknya berkomitmen menindak tegas hotel lainnya bila melanggar ketentuan. Adapun Hotel Sartika tetap akan terus dilakukan pengawasan, ungkapnya. (Ema Rohima)***

Komentari