Lapangan Tembak Brigif 13/1 Kostrad, Bisa Dimanfaatkan Warga

TAWANG, (KAPOL).- Guna mengasah kemampuan dalam menggunakan senjata api untuk kepentingan dalam bertugas, Brigif Raider 13/1 Kostrad bangun lapangan tembak.

Dibangunya lapangan tembak ini diharapkan sangat berguna bagi prajurit TNI dalam meningkatkan kemampuan prajurit yang handal berlatih menembak senjata.

“Dengan dibangun lapangan tembak pistol Galuh Shooting Club diharapkan dapat mendukung dan meningkatkan kemampuan skill menembak prajurit. Harapannya menjadikan anggota memiliki kesiapan saat akan menggunakan senjata khususnya dalam situasi mendesak dan memaksa penggunaan senjata,” demikian kata Komandan Brigif Raider 13/1 Kostrad Kolonel Inf Khabib Mahfud, usai peresmian lapangan tembak pistol di Mako Brigif 13/1 Kostrad, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, membangun lapangan tembak yang dapat digunakan untuk latihan menembak dengan senjata laras panjang dan pendek ini melalui tahap demi tahap dengan dibantu dari berbagai kalangan termasuk dari Pemerintah daerah juga Perbakin Kabupaten/Kota Tasikmalaya.

“Lapangan ini sangat bagus, dapat digunakan untuk latihan menembak dengan senjata laras panjang dan juga sudah memenuhi syarat sebagai lapangan tembak. Lapangan ini juga bisa digunakan oleh masyarakat atau komunitas serta Perbakin. Selain untuk letihan, lapangan ini juga sebagai ajang silaturhami dan saling mengenal antar komunitas dan TNI serta pehobi olahraga menembak,” katanya.

Sinergitas antara TNI dengan Pemerintah daerah sangat penting sekali, apalagi dengan adanya lapang tembak ini. Sehingga Pemkab maupun Pemkot tidak usah membangun lagi lapangan tembak untuk para atlit. Namun bisa memanfaatkan sarana lapang tembak Brigif 13/1 Kostrad. Ditambah lokasi berada di tengah-tengah kota dan mudah diakses oleh kendaraan umum.

“Luas lahan Brigif sendiri ada sekitar 13, 3 hektar dan hanya sebagian kecil yang digunakan lapang tembak masih ada lokasi untuk sarana olahraga yang bisa digunakan warga. Dulu jika hendak latihan tembak memanfaatkan ateal kosong di kawasan Situ Gede,” ujarnya.

Ketua Perbakin Kabupaten Tasikmalaya Iwan Saputra menyebutkan, pihaknya sangat mengapresiasi pembangunan lapang tembak Galuh Shooting Club. Sehingga dengan adanya sarana prasarana menembak ini diharapkan bisa memicu lebih banyak generasi muda untuk mengenal dan tertarik untuk berlatih menembak sehingga akan memunculkan atlit-atlit menembak yang handal.

“Kami mengapresiasi atas prakarasa Danbrigif 13/1 Kostrad untuk bekerjasama dengan Pemkab Tasikmalaya maupun Perbakin Kabupaten Tasikmalaya, dalam menyediakan sarana dan prasarana lapang tembak untuk para atlit lebih bisa mengasah skillnya,” katanya.

Selain tempat latihan prajurit, kata Iwan, unsur masyarakat juga bisa memanfaatkan lapangan tembak ini untuk mengasah kemampuannya. Lapangan tembak ini sudah memenuhi standar untuk digunakan para atlit, dari segi keamanan juga sudah sangat aman. Untuk saat ini, lanjut Iwan, atlit menembak ada 5 atlit yang sudah mengikuti Porda.

Biasanya atlit Porda jika melakukan sesi latihan selalu meminajam lapangan tembak di Kota Banjar dan Kabupaten Majalengka. Untuk sekali sesi latihan perlu akomodasi yang tidak sedikit.

Sekarang ada lapangan tembak di Brigif mudah-mudahan bisa lebih efektif lagi. Atlit Porda yang akan datang lebih berbicara. Bisa mendorong atlit Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya untuk lebih berprestasi lagi. Sehingga kedepan ada atlit-atlit yang mampu berbicara di tingkat regional, nasional tentunya kedepan bisa mengangkat nama Indonesia di dunia international,” katanya.

Sementara pembukaan lapangan tembak tersebut ditandai dengan syukuran potong tumpeng olah Komandan Brigif 13/1 Kostrad dan doa dilanjutkan dengan uji coba menembak oleh para tamu undangan dan masyarakat. (Erwin RW)***

Diskusikan di Facebook