Lembah Pajamben Desa Binangun Tak Terawat

BANJAR, (KAPOL).- Lembah Pajamben Desa Binangun, Kec Pataruman, Kota Banjar yang direncanakan menjadi kampung budaya dan tempat swafoto, terakhir ini kondisinya memprihatinkan.

Padahal, saat libur sekolah dan libur Lebaran tahun lalu. Tepatnya, tahun 2017, wisatawan yang berkunjung sudah mencapai seribuan orang. Baik, pengunjung lokal Banjar maupun luar daerah.

Pemandangan yang indah dan banyaknya wahana untuk swafoto, Lembah Pajamben dinilai mempunyai daya tarik tersendiri.

Tak sedikit, diantara pejabat Pemkot Banjar yang tertarik untuk rekreasi dan olah raga di lokasi tersebut.

Geliatnya wisata dua tahun lalu, berimbas positif, banyaknya pedagang warga sekitar meraih untung.

Kenyataan dan kesuksesan pengelolaan wisata Lembah Pajamben tempo dulu, berbanding terbalik dengan kenyataan sekarang ini.

“Lebaran tahun dahulu, Lembah Pajamben ramai. Saat ini sangat memprihatinkan. Tempat Swafoto hanya menyisakan puing-puing saja,” ujar Rehan (25) seorang mahasiswa warga Jakarta, Minggu (9/6/2019).

Menurut dia, jumlah kios jualan dahulu mencapai puluhan. Saat ini hanya tersisa dua warung saja. Diakui dia, kedatangan ke Pejamben sekarang ini, seusai silaturahmi kepada keluarganya di Banjar.

“Saung-saung yang ada di kawasan Lembah Pajamben, tadi terlihat hanya dijadikan tempat pacaran. Ngeri juga banyak pasangan mesum ditempat sepi itu,” kata Ny.Rumsiti (45) warga Tasikmalaya.

Mantan Koordinator Penataan Obyek Wisata “Pajamben”, Hendi Hermadi, menyatakan, ikut prihatin atas kenyataan Lembah Pajamben sekarang ini.

“Lembah Pajamben sudah banyak dikenal wisatawan, terakhir ini hanya jadi kenangan saja. Tempo dulu, kami bercita-cita Lembah Pajamben menjadi kampung budaya, obyek wisata edukasi,”ujar Hermadi, sambil narik napas panjang.

Sejalan cita-cita itu, dikatakan dia, dibangun fasilitas pendukungnya secara bertahap. Seperti, Bale Sawala, Bumi Alit, Leuit, mosola dan toilet serta aneka kaulinan budak. Misal, ayun-ayunan.

Dijelaskan dia, kawasan obyek wisata Pajamben ada di tanah milik Pemerintah Desa Binangun dengan luas sekitar 14 hektaran.

Seperti diberitakan KAPOL sebelumnya, Kepala Desa Binangun, Udung, mengatakan, konsep penataan obyek wisata Pajamben, sesuai visi Misi Kepala Desa Binangun. Yaitu, pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam yang ada di Desa Binangun.

“Tujuan semua itu, upaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan potensi ekonomi, sehingga mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat Desa Binangun,” ujarnya. (D. Iwan).

 

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...