IKLAN
EDUKASI

Lewat Aplikasi Sekolah Pintar, Orangtua Bisa Pantau Belajar Anak

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Kenakalan remaja dan kesibukan orang tua menjadi hal berkaitan satu sama lain. Keduanya bisa menjadi sebab akibat atas kejadian tak diiinginkan semua pihak. Namun aplikasi ini setidaknya bisa mengetahui kemana sang anak, belajar apa saja dan berapa nilai yang didapatkan dari pembelajaran di sekolah.

Aplikasi tersebut bernama sekolah pintar.id. Bagi pemegang telepon pintar berplatform android, baik orang tua, guru, maupun kepala sekolah serta pelajar bisa terpantau. Sebab semua data sudah tersedia dan mendapatkan orang tua notifikasi untuk mengetahui perkembangan sang anak.

“Aplikasinya gratis bisa diunduh di playstore di handphone berbasis android. Sebenarnya di komputer pun bisa untuk memantau perkembangan anak untuk orang tua dan guru bagi kepala sekolah,” kata CEO sekolah-pintar.id, Ikbal Jamaludin ketika ditemui “KP”, Jumat (15/9/2017).

Ia mencontohkan salah satu fitur yang bisa digunakan orang tua. Mulai dari absen di kelas dan nilai ujian mid test maupun akhir semester. “Di dalam aplikasi itu bisa terpantau, absen anak apakah masuk di kelas atau tidak. Lalu nilai ujiannya berapa. Karena kadang-kadang anak takut memperlihatkan nilai jika kurang bagus ke orang tua,” ujarnya.

“Nah kalau anak tidak masuk kelas, nanti orang tua mendapatkan notifikasi di aplikasi yang sudah diunduh tadi. Jadi orang tua memantau, anak itu berangkat ke sekolah benar-benar ke sekolah dan masuk kelas atau tidak,” katanya menjelaskan.

Aplikasi tersebut memang baru prototipe di satu sekolah yakni SMAN 2 Kota Tasikmalaya. Rencananya, Senin pekan depan akan diluncurkan secara resmi dan bisa digunakan seluruh sekolah jika membutuhkan.

“Kita sendiri sebagai alumni SMAN 2 ingin menjawab keluhan para guru, kepala sekolah dan orang tua, makanya aplikasi ini dibuat dan bisa digunakan di seluruh sekolah,” katanya.

Lain hal bagi kepala sekolah. Rutinitas yang tinggi membuat banyak kegiatan belajar tak terpantau sepenuhnya. Aplikasi justru akan memberikan notifikasi guru mana yang tidak mengajar. “Kalau kelas tidak ada nanti ada notifikasi tersendiri ke kepala sekolah, makanya pengawasan lebih mudah,” ujarnya.

Tahap pertama peluncuran, kata dia, baru absensi-nilai ujian serta perpustakaan. Pihaknya tengah mematangkan sejumlah konsep lain agar aplikasi ini benar-benar memudahkan semua pihak dalam proses pembelajaran dan pendidikan di sekolah.

“Sebenarnya sudah ada tawaran untuk diaplikasikan di sekolah-sekolah Kota Bandung. Tetapi kita ingin memulai dari daerah asal sendiri. Makanya kita masih kaji dan menyempurnakan fitur-fitur lain,” katanya. (Inu Bukhari)***

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top