IKLAN
BUDAYA

Make-up Sederhana, Tanpa Bulu Mata Palsu, Konsisten dengan Syar’i Membawa Karinta Utami Menjadi Putri Hijab 2015

image

MENGAWALI dengan niat lillahitaala setiap melakukan berbagai aktivitas, membawa muslimah Tasikmalaya berhasil menyandang predikat Putri Hijab 2015 juara ketiga.

Ajang nasional yang diselenggarakan kedua kalinya tersebut, menurut Karinta Utami diikutinya sebagai upaya dalam lebih menebarkan syiar Islam.

Menariknya, wanita yang akrab disapa Rere ini, menjadi satu-satunya finalis yang “dispesialkan” selama proses berlangsung, misalnya dalam kostum dan juga make-up.

“Dari awal niatku untuk ikut ini karena ingin syiar Islam jadi selama proses juga mengupayakan tetap syariah,” ujar Ketua Hijabers Tasikmalaya ini. Dia melanjutkan, misalnya dengan selalu memakai pakaian menutup aurat yang syar’i (jilbab menutup dada, menggenakan kaus kaki), menolak memakai bulu mata palsu, hingga tidak bersentuhan dengan non mahram. Perjuangan mempertahankan komitmennya itu juga tak lepas dari dukungan oleh pihak panitia.

“Alhamdulillah panitia sangat baik dan memfasilitasi, termasuk Mba Iranty yang sengaja memilihkan baju dan outfit khusus untuk saya yg beda dengan peserta lain yaitu yang syar’i,” kata dia.

Menurutnya, ketika niat karena Allah, maka segala hal terasa dimudahkan. Dia ingin bisa menginspirasi juga membuktikan kepada banyak muslimah jika duniawi dan ibadah bukan hal yang terpisah. Justru harus beriringan.

Rere mengatakan jika dirinya menyadari betul jika tolak ukur kesuksesan manusia bukan ditentukan prestasi duniawi. Sehingga agar bisa mencapai sukses akhirat, kegiatan dunia tidak boleh dijadikan poros visi yang utama.

[quote]Satu yang saya yakini, ketika kita menolong agama Allah maka kita juga akan ditolong. Alhamdulillah,” ujar wanita yang tinggal di Perumahan Bumi Resik Panglayungan ini. Dukungan orangtua pun sangat memotivasi lulusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2011 ini. [/quote]

image

Karinta Utami

Di tengah kesibukan sebagai Environmental Engineer Pertamina Geothermal Energy ini, mulanya dia mengikuti audisi di Kota Bandung lalu masuk 10 besar Bandung. Melangkah ke babak selanjutnya Rere bersama dua lainnya menjadi perwakilan Bandung untuk Jawa Barat.

“Alhamdulillah, saya mendapat juara 3 dan perwakilan lainya mendapat Juara Harapan 2,” ucapnya. Dia memiliki misi besar yakni membuktikan kepada dunia bahwa Islam adalah agama indah dan mencintai keindahan, bahwa muslimah juga bisa aktif, kreatif tanpa mengesampingkan aspek agama.

“Selama kegiatan saya berusaha dekat dengan seluruh finalis dan seringkali dijadikan tempat curhat atau mengajukan pertanyaan tentang agama. Alhamdulillah memang itulah visi misi saya yg sebenarnya mengikuti ajang ini, agar dapat menyampaikan ayat-ayat Allah,” tambahnya.

Ke depan, dengan amanah yang diembannya, Rere mengaku lebih bersemangat lagi untuk menggerakan kegiatan #HijrahMovement. Dimana untuk di Kota Tasikmalaya dia menggandeng Hijabers untuk mengkampayekan Berbagi Jilbab di kawasan CFD sebagai sosialisasi menutup aurat. Rere menegaskan jika Putri Hijab Indonesia bukan hanya ajang kecantikan, namun di Putri Hijab diutamakan perbaikan akhlak sebagai muslimah dan membentuk seorang muslimah yang sesuai syariah, cerdas, kreatif, aktif, dan bermanfaat bagi orang banyak.

“Maka itu selama karantina pembekalan mengenai agama sangat diutamakan dibandingkan materi lainnya. Saya juga melihat panitia penyelenggara pun memiliki visi yang sama untuk menunjukan tentang Islam dan keindahannya,” ujarnya. (Astri Puspitasari)***

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top