Masyarakat Peduli Pembangunan Pangandaran, Akan Duduki Kantor DPRD

PARIGI, (KAPOL).- Informasi yang beredar, ribuan warga yang tergabung dari Masyarakat Peduli Pembangunan Pangandaran akan menduduki kantor DPRD Kabupaten Pangandaran yang berada di Parigi.

Kabar tersebut didapat dari salahm satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa masyarakat yang tergabung dari MPPP, MUI, Mahasiswa UNPAD serta elemen masyarakat lainnya mengkaji kinerja DPRD dalam pembangunan di Kab Pangandaran.

Hanya saja aksi tersebut waktunya belum ditentukan, kapan mereka akan menduduki gedung Dewan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, masyarakat yang tergabung dari MPPP tersebut akan mengerahkan massa sekitar ribuan orang untuk menduduki gedung Dewan karena rapat paripurna DPRD tidak pernah korum.

Saat dikonfirmasi, Ketua MPPP, Nanang Sanudin alias Nanang Kartu membenarkan, bahwa apabila pada hari Senin (19/11/2018) rapat paripurna KUA PPAS 2019 tidak kourum maka ribuan yang tergabung dari MPPP akan menduduki gedung DPRD Kab Pangandaran.

“Anggota MPPP yang berada di 10 kecamatan, MUI, Mahasiswa UNPAD bersama elemen yang lainnya di Kab Pangandaran akan bergabung untuk menduduki gedung Dewan,” ujarnya.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran, tentang penetapan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara  (KUA PPAS) 2019, persetujuan bersama tentang Raperda BPD (Badam Permusyawaratan Desa) dan juga Raperda Kerjasama Daerah terpaksa digeser karena jumlah anggota rapat tidak memenuhi kuorum.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan bahwa rapat pleno sempat di skorsing sebanyak dua kali karena tidak memenuhi kuorum.

”Sesuai tata tertib kamipun bersepakat untuk menunda rapat pleno kali ini, walaupun pembahasanya sangat penting,” ungkap Iwan, Rabu (14/11/2018) kemarin.

Menurut dia pelaksanaan rapat paripurna akan dilaksanakan kemabli hari ini, semua anggota DPRD termasuk yang belum hadir, akan diundang kembali. (Agus Kusnadi)***

Komentari