Mensos Ingatkan Bansos Jangan Ada Potongan Dan Penyelewengan

CIHIDEUNG, (KAPOL).- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengingatkan semua pemangku kepentingan untuk memastikan jangan ada penyelewengan dalam realisasi bantuan sosial kepada para penerima manfaat.  Ia meminta penerima manfaat bantuan sosial untuk melaporkan jika ada penyelewengan.

“Seluruh elemen dan pemangku kebijakan harus bergotong royong untuk merealisasikan program pemerintah secara tepat. Pastikan pula jangan ada penyelewengan,” katanya usai melakukan di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya, Kamis (11/4/2019).

Dikatakannya, para penerima manfaat bantuan sosial untuk melaporkan kepada pihak terkait dan berwenang, jika terjadi penyelewengan atau pemotongan dalam realisasi bantuan sosial.

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum jika ada ditemukan penyelewengan dalam penyaluran dana bantuan sosial tersebut.

“Kita serahkan kepada Kepolisian, Kami berterima kasih terhadap Kepolisian yang sudah mengawal, kita sudah bekerjasama dengan kepolisian. Saya sudah tanda tangan kerjasama dengan Kapolri. Dilapangan teman-teman Polri juga sudah bekerja. Kami serahkan penegakan kepada kepolisian,” ujarnya.

Dikatakannya, penyerahan bantuan sosial kepada para penerima manfaat sebnyak 10 juta se Indonesia termasuk di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. “Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) itu tidak boleh ada potongan atau berkurang sedikit pun,” katanya.

Sementara salah satu penerima manfaat PKH, Teti Ruhayati warga Sukamaju RT 03 RW 03 Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya mengaku, dirinya sangat beruntung mendapatkan bantuan PKH.

Sehingga dirinya bisa membuka usaha jasa rias pengantin. Sudah 4 tahun dirinya menikmati bantuan PKH tersebut. “Alhamdulillah dapat modal dari bantuan PKH, sehingga saya bisa membuka usaha rias pengantin dan bisa mendapatkan penghasilan,” katanya.

Dirinya mengaku bahagia bisa terpanggil menjadi salah satu penerima manfaat yang mendapatkan penghargaan Graduasi Sejahtera Mandiri.

“Mudah-mudahan kedepan bisa mengembangkan usaha riasnya dan bisa menjadi mandiri juga bisa menularkan kepada penerima manfaat lainnya untuk bisa memanfaatkan bantuan PKH tersebut untuk membuka usaha,” katanya.(Erwin RW)***

Diskusikan di Facebook