Menteri Rini Tinjau Langsung Pemasangan Listrik Gratis di Desa Cikupa

KARANGNUNGGAL, (KAPOL).-Setelah bertahun-tahun hidup tanpa bisa menikmati listrik sendiri, kini Cicih (72) dan Iis Sumiati (43) warga Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya bisa merasakan rumahnya terang benderang bila malam hari.

Hal itu berkat sambungan listrik gratis yang dipasang PT PLN (persero) yang bersinergi dengan BUMN, seperti Pertamina, BRI, BTN dan PNM.

Kini kedua keluarga kurang mampu tersebut tidak lagi mencantol listrik kepada tetangga, sebab di rumahnya telah terpasang meteran KWH listrik dengan daya tenaga 450 Volt Ampere (VA).

Keduanya merupakan bagian dari program pemasangan sambungan listrik gratis oleh PLN bersinergis dengan BUMN. Di Kabupaten Tasikmalaya sendiri ditargetkan 10.000 sambungan listrik terpasang hingga bulan November nanti.

Hadir guna meresmikan program ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno, yang ikut langsung mengecek pemasangan listrik di Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/7/2018).

Hadir pula dalam kesempatan ini, Direktur Utama PT PNM (Persero) Arief Mulyadi, Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama PLN Sopyan Basir, Direktur Utama BRI Suprajarto, dan sejumlah direktur umum BUMN lainnya.

Kunjungan ke Tasikmalaya ini sebagai langkah menteri BUMN dan Dirut PLN untuk memastikan keseluruhan pelaksanaan program penyambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada 40.000 rumah tangga tidak mampu di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Banten terpasang. Bahkan Rini sempat membantu memasukan nomor token listrik pelanggan yang baru dipasang.

“Upaya ini untuk memberikan dukungan bagi peningkatan rasio elektrifikasi dan perbaikan taraf hidup masyarakat. Salah satunya dengan sambungan gratis yang bagi masyarakat kurang mampu cukup berat. Bila pasang normal harganya Rp 500.000,” jelas Menteri Rini kepada wartawan.

Untuk tahap awal, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) melakukan penyambungan listrik gratis bagi 400 Kepala Keluarga (KK) di Kabupatn Tasikmalaya yang tersebar di kecamatan Rajapolah, Kecamatan Singaparna dan Kecamatan Karangnunggal.

“Saya mendengar bahwa ada warga yang berlistrik tapi itu diambil dari rumah yang sudah berlistrik (nyantol). Dengan bantuan sambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada masyarakat, ini tentunya sangat membantu masyarakat mendapatkan akses listrik secara penuh dan menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” ungkap dia.

Menteri Rini juga terus mendorong BUMN-BUMN untuk meningkatkan kepeduliannya bagi perbaikan elektrifikasi melalui sebuah sinergi dan saling bahu membahu. Selain wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sinergi BUMN mendorong elektrifikasi rumah tanga kurang mampu juga dilakukan di wilayah-wilayah lain di Provinsi Jawa Barat seperti di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basyir mengungkapkan, masyarakat kurang mampu yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini akan mendapatkan sambungan listrik PLN daya 450 VA dengan tarif bersubsidi dan sistem layanan prabayar.

“Kami bekerja keras bagi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat terutama rumah tangga tidak mampu yang mengalami kesulitan secara finansial untuk bisa mengakses listrik langsung ke PLN. Hal ini salah satunya dengan sinergi antar BUMN yang sudah dibangun dan terus mendapat dukungan dari pemerintah,” jelas Sofyan.

PLN mencatat, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat tercatat di level 96, 51 persen dengan jumlah masyarakat tidak mampu yang belum teraliri listrik tercatat sebanyak 316.947 kepala keluarga. Sementara untuk Kabupaten Tasikmalaya sendiri, rasio elektrifikasi tercatat di level 92 persen dengan jumlah kepala keluarga yang belum terlistriki tercatat sebanyak 28.977 KK. (Aris Mohamad F)***

Komentari