Minat Baca Buku Diperpustakaan Masih Rendah

BANJAR, (KAPOL).- Minat masyarakat membaca buku diperpustakaan masih rendah. Seiring jumlah yang datang ke Perpustakaan Daerah Kota Banjar sedikit setiap harinya sampai sekarang ini.

Menurut Kabid Pembinaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar, Drs. Otong Suhaya, Selasa (9/10/2018), pengungjung yang baca buku diperpustakaan hanya belasan orang saja per hari.Terkadang dibawah 10 orang per hari.

Diantara pemicu kurang peminat tersebut, dikatakan dia, buku yang tersedia di perpustakaan sudah lama-lama dan sedikit jumlahnya.

Berlatar dinilai ketinggalan jaman, otomatis perpustakaan sering sepi pengunjung selama ini.

“Logis juga, mahasiswa yang melakukan penilitian, melengkapi tugas skripsi sekarang ini, itu banyak memerlukan buku yang baru-baru sesuai perkembangan jaman,” ucap Otong.

Dijelaskan dia, saat ini Dinas Arsip dan Perpustkaan Kota Banjar diberi bantuan buku, dari program BI Corner sebanyak 250 exemplar.

Diantaranya, buku berjudul kebijakan perbankan dan kebijakan keuangan, Marketing dan leadership Perusahaan dan sejumlah judul buku lainnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar, Drs. H. Obang Subarman, M.Si., mengatakan, upaya meningkatkan minat baca masyarakat, saat ini rutin keliling, menggunakan mobil perpustakaan keliling sampai pelosok perkampungan di Kota Banjar.

“Setiap desa/kelurahan se-Kota Banjar, saat ini banyak yang sudah memiliki perpustakaan. Dengan adanya bantuan buku dan perangkatnya dari BI Corner, perpustakaan daerah merasa dilengkapi ketersediaan buku untuk masyarakat Banjar,” ujar H.Obang.

Seorang mahasiswi, Rianty, menyatakan, buku yang tersedia diperpustakaan daerah kota Banjar itu sedikit dan jadul-jadul.

“Tempat membaca buku tak nyaman. Judul buku sedikit. Sementara, tugas perkuliahan mesti mengikuti iptek yang berkembang pesat,” ujar Rianty. (D.Iwan)***

Komentari