IKLAN
POLITIKA

Orang-orang di Balik Layar Demokrasi

JANI NOOR/

JANI NOOR/”KP”
Kesibukan di kantor KPUD

PANGANDARAN, (KAPOL).-
Di balik kesuksesan para politisi melenggang menuju tampuk kekuasaan, ada orang-orang di balik layar yang mengantarkan.

Komisi Pemilihah Umum (KPU) sukses menyelenggarakan Pemilihan Umum, karena ada tim kesekretariatan yang bekerja tanpa lelah.

Mereka setia mendampingi setiap proses tahapan, dari dibentuk KPU sampai pelaksanaan pemilihan.
Setelah penetapan pemenang juga tidaklah bisa bersantai ria. Gugatan sampai tudingan ketidaknetralan terus menghantui.

Meski harus pulang malam, bahkan harus menginap di kantor mereka pun terap semangat karena hanya dengan kejujuran hati dan keikhlasan yang menenteramkan kerja mereka (di KPU) selama ini.

Doktor
Doktor disini bukan gelar pendidikan. Istilah itu kerap dipakai para pelaksana kesekretariatan KPU Ciamis (penyelenggara Pilkada Kab Pangandaran 2015) kalau pekerjaan numpuk.

Mereka berseloroh, menginap di kantor dengan istilah “doktor”. “Mondok di kantor (doktor) maksudna teh,” ujar Kepala Sub Bagian Umum Kesekretariatan KPU Ciamis, Jalan Karangbenda Parigi, Jum’at (30/7/2015) diikuti gelak tawa para pelaksana.

Menurut Tugiman, kerja tim sekretariat KPU sangat sibuk ketika datang logistik dan hal yang berhubungan dengan calon.
Semisal ketika menjelang hari pendaftaran, tiga sampai dua hari sebelum hari H harus memersiapkan segala keperluan.

“Belum lagi pas hari H-nya, dijamin pulang larut malam, atau terpaksa doktor tadi (mondok di kantor,” ujarnya. “Istilahnya tak ada kalender libur karena kami juga tak mau pilkada terganggu,” ucap Tugiman.

Pelaksana Umum, Sutrisno mengaku selalu doktor kalau pulang larut malam. Perjalanan dari kantor KPU ke Padaherang misalnya, sangat menakutkan karena khawatir terjadi apa-apa dijalan.

“Tapi gak apa-apa lah, demo menwujudkan pimpinan Pangandaran definitif,” tuturnya.

Pelaksana umum lain, Suryanto pun sama. Ia harus pulang ke Emplak Kalipucang dan kadang takut lewat Karangnini sampai Putrapinggang.

“Saya tiap hari pakai motor. Malamnya itu yang takut,” ucapnya.
Begitupun kata Atang yang sama dibagian umum, selalu tidak bisa tidur meski sudah dirumah. Atang yang tinggal di Parakan Manggu Parigi selalu memantau situasi kantor meski sudah kosong. “Ya makana rata-rata sok doktor. Mondok di kantor daripada pulang anting pas nuju sisibukna mah,” ujar Atang.

Kini tahapan Pilkada Kabupaten Pangandaran sudah memasuki tahap verifikasi calon. Dalam beberapa minggu ke depan akan semakin sibuk karena memasuki tahapan kampanye yang berlangsung dari tanggal 27 Agustus hingga 6 Desember 2015.

Mereka pun terpaksa harus doktor lagi, karena tahapan tersebut paling sibuk, terlebih ketika hari pencoblosan 9 Desember. (Jani Noor)

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Aditya Hiracahya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Redaktur : Abdul Latif
Wartawan : Jani Noor, Imam Mudofar, Azis Abdullah, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top