oleh

Orang Tak Mampu Masih Ada yang Luput Bantuan

BANJAR, (KAPOL) – Aktivis Pemantau Kinerja Pemerintah, Nurdin Suhendar mengakui, program Pemerintah Kota Banjar sudah berjalan lebih baik. Namun menurutnya, jangan dulu berbangga diri.

Umpamanya soal bantuan sosial. “Di lapangan ada saja ditemukan ketidaksinkronan data awal yang diajukan sebagai calon penerima bantuan. Hal tersebut dikarenakan data survei BPS biasanya kurang singkron dengan data yang diangkat dari masing-masing RT ke dinas terkait,” katanya.

Alhasil, penerima bantuan tidak tepat sasaran. Bagi penerima bantuan yang seharusnya khusus masyarakat tidak mampu, malah masyarakat yang mampu pun ikut menikmati bantuan pemerintah.

Menurut Nandang, kendala itu terjadi di lapangan. Para penerima bantuan pemerintah kebanyakan masyarakat mampu. Sedangkan, masyarakat kurang mampu ditemukan tidak masuk dalam pendataan calon penerima.

“Dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), ditemukan banyaknya keluhan dari masyarakat karena bantuan yang disalurkan dinilai kurang layak,” katanya.

Dari pendataan awal yang diajukan pemerintah sebanyak 8717 penerima, hanya terealisasi sebanyak 8047 penerima.

Komentar

News Feed