Pangandaraan Jadi Balinya Jabar

PARIGI, (KAPOL).-Jalur pelayaran tol laut bagian selatan ke Pangandaran, tidak lama lagi akan segera dibuka.

Selesainya pembangunan Pelabuhan Pangandaran di Pantai Bojongsalawe (B25) ternyata mendapat respon positif dari beberapa pemerhati Pariwisata atau traveler di Kabupaten Pangandaran.

Setidaknya Pangandaraan bakal menjadi Balinya Jawa Barat karena memiliki banyak potensi wisata yang layak untuk dijadikan destinasi wisata.

Pemerhati Pariwisata yang juga sebagai putra daerah yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, sepotong surga di Jawa Barat, tepatnya berada di kawasan pantai Madasari yang masih perawan dan tersembunyi.

Panoramanya yang sangat eksotis serta dekat dengan Bandara, dikatakan dia harus didukung dengan infrastruktur jalan yang dapat memudahkan dan mendekatkan aksesibilitas bagi wisatawan.

Seperti ruas jalan by pass dari Batukaras menuju Pantai Madasari sepanjang 3 kilometer, yang sampai saat ini belum tuntas, sehingga belum berfungsi.

Sementara, jembatan yang menyambungkan Desa Masawah dan Batukaras sudah lama rampung.

“Pak Bupati memiliki komitmen yang tinggi dan kebijakan serta program-programnya dalam membangun sektor pariwisata,” ungkapnya.

Menurutnya dengan APBD Kabupaten Pangandaran yang sangat terbatas,tetapi bagaimanapun juga sektor Pendidikan dan Kesehatan harus mendapat perhatian lebih. Termasuk alokasi dana yang cukup besar untuk penyelesaian RSUD Pangandaran yang moderen dan canggih, yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Pangandaran.

“Oleh sebab itu, melalui inisiasi dan fasilitasi Pemda, kiranya Menpar dan Gubernur Jawa Barat pada kesempatan mendatang berkenan datang ke obyek wisata pantai Madasari,”tuturnya.

Selanjutnya sangatlah yakin bila Menpar dan Gubernur Jawa Barat tahu indahnya Madasari dengan berkunjung langsung, akan terinspirasi untuk melahirkan kebijakan dan program-program pengembangan pariwisata yang out of the box, termasuk alokasi anggaran dari APBD Propinsi dan Pusat.

” Ide-ide inspiratif yang spektakuler dari para pemangku kebijakan tingkat Propinsi dan Pusat sangat dibutuhkan dalam mem-back up kebijakan pak Bupati. Tentu bukan ide-ide reguler atau konvensional yang biasa-biasa saja,” lanjutnya.

Kemudian dengan di bangunnya Pelabuhan Pangandaran B25, yang merupakan dermaga logistik dan kapal pesiar, yang sebentar lagi akan operasional, hanya tinggal tersisa sedikit pekerjaan finishing sisi darat, seperti area parkir, gudang dan perkantoran.

Kehadiran Pelabuhan Pangandaran Bojongsalawe (B25) yang dekat dengan Bandara Nusawiru, akan mempermudah dan mempercepat pergerakan orang dan barang termasuk para wisatawan.

“Apalagi dengan segera dilakukannya uji coba Tol Laut, maka wisatawan dari Bali via Banyuwangi dan Cilacap, potensial sampai di Pangandaran dengan biaya murah tapi masal dalam rombongan besar,” katanya.

Lahan untuk memperpanjang runway atau landas pacu bandara juga sudah dibebaskan, tinggal pelaksanaan konstruksi dari panjang 1400 meter saat ini menjadi 2200 meter, sehingga bisa didarati pesawat jet/badan lebar. Untuk peralatan sensor barang-barang bawaan maupun penumpang juga sudah siap.

“Untuk penumpang sudah difungsikan, di sisi sarana bandara saat ini sudah nampak beberapa kemajuan,” tambahnya.(M.Jerry/KAPOL)***