Pangandaran Siapkan 294 Personil Untuk Porda Jabar

PARIGI, (KAPOL).- Pada pelaksanaan Pekan Olah raga daerah (Porda) Jawa Barat tahun ini, KONI Kabupaten Pangandaran siap memberangkatkan sebanyak 294 Kontingen.

Hal itu terungkap dalam rapat dengan para pengurus Cabang Olahraga dalam membahas persiapan pelaksanaan kegiatan Porda pada Rabu (6/6/2018).

Rapat persiapan tersebut dihadiri oleh 12 cabang olahraga dari 20 cabang olahraga yang ada di Kabupaten Pangandaran. Intinya Koni bagaimana kontingen pangandaran bisa meraih prestasi dan juga secara administrasi anggatan bisa sesuai dengan kebutuhan.

Ketua Umum KONI Pangandaran, Drs H Asep Suherdis mengatakan dengan memanfaatkan anggaran yang ada untuk Porda, tetapi untuk kepentingan cabor, KONI berhak membantu membiayai pembinaan olah raga kepada cabor yang ada.

“Tidak semua cabor dibiayai oleh KONI dan cabor harus dapat mencari biaya dari pihak ketiga yang tidak mengikat,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk pelatihan sebanyak 20 cabor yang telah lolos babak kualifikasi Porda sudah mulai latihan sejak 20 Juni 2018 dan lamanya 100 hari. Latihan semua cabor sebanyak 44 kali untuk tanggal diatur cabor sendiri.

KONI Pangandaran akan memberikan uang pembinaan latihan untuk official, pelatih, assisten pelatih dan atlet dengan jumlah sesuai hasil ferivikasi satgas ke setiap cabor.

“Atlet yang melaksanakan Porda itu atlet yang bertanding lolos pada BK Porda, tidak boleh memasukan atlet yang tidak lolos,” tuturnya.

Koni akan memberikan SK atlet ke setiap Cabor yang akan mengikuti Porda. Itu juga setelah di verifikasi oleh satgas dari KONI Pangandaran. Untuk pencairan ke setiap cabor pada awal 20 Juni sebesar 40%, untuk 30% cair 5 Juli dan sisanya 30% pada 5 September mendatang.

“Ada 294 orang kontingen dari Kabupaten Pangandaran yang berangkat ke Porda,yaitu putra 155 orang/putri ada 34 orang, pelatih putra 37 /putri 6 orang untuk official putra 54 dan putri 8 orang,” katanya.

Satgas Porda KONI Pangandaran, Cucu Gumilar menambahkan mengharapkan dari sisi pencairan anggaran agar draf penjadwalan dibuat oleh masing masing cabor dan dilampiri berkas daftar hadir official, pelatih dan atlet.

“Kepada semua cabor agar memberikan data laporan draf kebutuhan atlet sesuai,”tambahnya. (M.Jerry/KAPOL)***

Komentari