Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada

SUMEDANG, (KAPOL).- Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan kepala daerah sangatlah dibutuhkan.

Rakyat, termasuk didalamnya memiliki tanggung jawab pada pengawalannya.

Intinya masyarakat harus hadir melakukan partisipasi pengawasan disamping partisipasi penggunaan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS).

Namun melihat kenyataan, Bawaslu Jabar dihadapkan pada masalah keterbatasan personal dan daya dukung dalam proses pengawasan.

Untuk mewujudkan partisipasi masyarakat tersebut, Panwaslu Sumedang bekerjasama dengan kelompok masyarakat yang berperan sebagai mitra strategis dalam proses pelaksanaan pengawasan Pemilu, diantaranya adalah Gerakan Pramuka.

“Upaya partisipasi pengawasan pilkada makanya kita bekerjasama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumedang dengan membentuk Saka Adhyasta Pemilu dalam pengawasan pemilu,” ujar Ketua Panwaslu Sumedang, Dadang Priyatna pada acara forum discusion group di Kantor Panwaslu, Selasa (15/5).

Dadang menggambarkan, sebagaimana kompetisi peserta Pemilu yang begitu kuat akan berpotensi memunculkan banyak penyimpangan yang harus diantisipasi oleh Panwaslu.

Persoalan itu akan semakin rumit, mengingat besarnya wilayah kompetisi di seluruh daerah dengan kondisi geografis yang beragam.

Ia berpandangan Gerakan Pramuka telah mampu membentuk anggota yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa.

Dia meyakini Gerakan Pramuka Sumedang akan mampu mengawal pelaksanaan pilkada.

“Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion pembentukan Satuan Karya Adhyasta Pemilu dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 bagi Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat dimaksudkan sebagai langkah Preventif dan membangun komitmen serta pemahaman peran serta anggota Gerakan Pramuka terhadap proses pengawasan pilkada,” tuturnya. (Nanang Sutisna)***

Komentari