IKLAN
EKBIS

Pedagang Daging Sapi Keteteran Mengatur Harga Jual

ASEP MS/"KP" | Ny. Mommy (36), salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Kamis (30/7/2015).*

ASEP MS/”KP” | Ny. Mommy (36), salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Kamis (30/7/2015).*

CIKURUBUK (KAPOL).-
Para pedagang daging sapi se-Kota Tasikmalaya sudah kewalahan menjaga harga jual yang makin melonjak. Pasalnya pasokan sapi hidup semakin seret. Mereka berencana akan melakukan aksi kepada pemerintah yang telah menutup keran impor sapi beberapa waktu lalu.

Mereka memandang, kebijakan itu tidak tepat. Lantaran sapi lokal sejauh ini belum bisa menutupi kebutuhan pasar. Sekarang, pemerintah hanya memberikan kuota 20 persen sapi impor untuk kebutuhan daging sapi secara nasional, sementara itu sapi lokal belum bisa menutupi 80 persen kekurangannya.

“Secara nasional per triwulan kemarin atau sekitar pertengahan Juli 2012, pemerintah mengurangi kuota impor sapi dari luar dimana yang biasanya untuk secara nasional mendapatkan kuota sebanyak 260 ribu sapi impor, sejak kemarin hanya dikasih 50 ribu sapi impor,” Ketua Persatuan Jagal Tasikmalaya (Perjatas) Trisna Yunara, Kamis (30/7/2015)

Biasanya setiap pedagang daging sapi mendapat jatah dua hingga tiga ekor sapi, kini hanya mendapatkan satu ekor itu pun harus digilir. “Saat ini kebutuhan daging di Pasar Cikurubuk saja dalam satu harinya butuh menyembelih sapi hingga 60 ekor atau setara dengan 14 ton daging. Namun ketika kelangkaan sapi terjadi seperti sekarang, pemotongan jelas berkurang drastis menjadi hanya sekitar rata 15 ekor per hari dikarenakan sapinya tidak ada,” ujarnya.

Dengan tidak adanya sapi impor tersebut lanjut Trisna, berpengaruh terhadap tingginya harga sapi lokal (Sapi jawa) yang harga karkasnya kini telah mencapai Rp 88.000 per kg. Dengan harga karkas seperti itu kata dia, otomatis harga penjualan daging dipasaran menembus angka Rp 120.000 per kg.

“Kalau menjual di bawah itu, ya kami rugi. Sementara untuk penjulan dengan harga tersebut angka penjualan semakin minim dikarenakan sudah tidak terjangkau lagi oleh konsumen,” katanya. (Asep MS)

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top