Pegadaian Area Tasik Kampanyekan “Zero Plastic Bottles”

TASIKMALAYA, (KAPOL).- PT. Pegadaian (Persero) Area Tasikmalaya mengampanyekan penggunaan bahan ramah lingkungan bertajuk “Zero Plastic Bottles”. Diharapkan dari kegiatan ini tercipta lingkungan masyarakat yang lebih mencintai alam dengan tidak menggunakan bahan-bahan plastik.

Hal tersebut turut dikampanyekan dalam kegiatan Fun Walk yang diselenggarakan Pegadaian Area Tasikmalaya Minggu (7/4/2019) lalu. Dalam kesempatan itu hadir para pegawai dan keluarga Pegadaian Area Tasikmalaya yang membawahi wilayah Priangan timur plus Majalengka dan Cilimus.

Ketua pelaksana Fun Walk, Firman Warliman kepada “KP” mengatakan bahwa Fun Walk tersebut diadakan dalam rangka HUT ke-118 Pegadaian yang jatuh pada 1 April 2019. Adapun puncak perayaannya dilakukan dengan kegiatan Fun Walk tersebut yang juga diselenggarakan se-Pegadaian Kantor Wilayah Bandung.

Pegadaian Kanwil Bandung memiliki program Pegadaian Bersih Bersih dengan tema Zero Plastic Bottles. Sejalan dengan temannya, dalam acara tersebut juga dilakukan bersih-bersih sebagai edukasi kepada pegawai dan masyarakat untuk mengurangi penggunaan botol plastik atau sesuatu berbahan plastik.

Hal ini sangat penting karena plastik adalah bahan yang sangat susah terurai. Barang-barang sehari-hari bisa diganti dengan bahan lainnya yang lebih ramah lingkungan, seperti dalam kegiatan bersih-bersih tersebut dengan menggunakan paper bag.

Dijelaskan Firman, program tersebut sejalan dengan tema ulang tahun Pegadaian tahun ini yaitu “Gold for Work”. Tema tersebut berarti Pegadaian ingin mengampanyekan Zero Plastic Bottles supaya masyarakat sadar untuk mencintai lingkungan dengan tidak menggunakan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan seperti bahan plastik.

Bahkan, Pegadaian juga memiliki program The Gade Clean and Gold. “Program ini mengedukasi masyarakat menabung sampah di bank sampah yang di-branding Pegadaian untuk ditukarkan dengan tabungan emas,” jelas Firman.

Adapun di Pegadaian Area Tasikmalaya baru ada 1 bank sampah, yaitu di Pangandaran.

“Jadi, masyarakat yang memiliki bank sampah di-branding, nanti kita edukasi ke masyarakat untuk menukarkan semua sampah plastik ke bank sampah. Nanti dibayarnya tidak pakai uang, tapi dalam bentuk tabungan emas Pegadaian,” ujarnya.

Melalui program itu juga, Pegadaian Area Tasikmalaya ingin mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi emas sejak dini dan belajar menabung dalam bentuk emas. (Aji MF)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...