Pelaku Cabul di Tasik Sempat Dapat Bogem Mentah Massa

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Perbuatan pria berinisial EP terbilang bejat. Ia tega mencabuli perempuan di bawah umur berinisial SI. Tindakan pelaku berhasil terungkap hingga mengundang reaksi warga untuk menghakiminya saat akan dibawa dari kediamannya ke Polresta Tasikmalaya, Kamis (11/1/2018), sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya,  AKP Bimo Moernanda mengatakan tengah memeriksa kasus dugaan pencabulan yang melibatkan EP. Pria berusia 35 tahun itu beralamatkan di Kampung Panyingkiran, RT 02 RW 02, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Berdasarkan pengakuan sementara, EP merasa lupa soal tanggal pasti melakukan pencabulan pada korban yang masih berusia 11 tahun. Ia baru mengingat perilaku bejatnya dilakukan sebanyak dua kali.

“Pengakuan EP, yang bersangkutan mencabuli pada hari Minggu, tanggal lupa, bulan September 2017, sekitar pukul 12.30 WIB dan pukul 16.30 WIB. TKP diduga di rumah pelaku di sebuah kamar kosong,” katanya pada wartawan.

Pelaku EP, kata Bimo telah menyadari perbuatannya. Dari keterangannya diketahui pelaku menggesek-gesekan kemaluannya ke kemaluan korban. Hanya saja saat itu, pelaku mengaku masih mengenakan celana.

“Dan pernah yang kedua kalinya celana korban di pelorotin. Saat pelaku klimaks dan ketika diduga pelaku mengeluarkan cairan sperma, cairan sperma tersebut keluar membasahi paha korban. Lalu cairan itu dibersihkan oleh pelaku menggunakan sapu tangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 02 Panyingkiran Jajang Saefulloh mengatakan warga sempat emosi dan menghajar pelaku. Beruntung emosi warga bisa dikendalikan hingga tak sampai menghilangkan nyawa pelaku.

“Antisipasi amukan warga, pelaku dibawa oleh saya dengan tokoh lainnya lalu diserahkan ke Polisi,” ucapnya.

Saat ini, pelaku diamankan di Unit PPA Polres Tasikmalaya Kota. Pelaku bisa dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (Imam Mudofar)***

Komentari