Pelanggar Lalin Disuruh “Push Up”

TASIKMALAYA, (KP.co.id)
Lebaran hari kedua, salah seorang pengendara motor warga Bantardahu Desa Nanggerang Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya dikenakan saksi “push up” di depan Pos Polisi SP3 Cigalontang.

Pengendara motor itu menerobos pembatas jalur yang dibuat petugas untuk pemecah kemacetan.

“Sanksi itu merupakan salah satu cara agar pengendara tidak melakukan pelanggaran lalulintas yang membahayakan pengguna jalan lainnya,” kata Kapolsek Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya AKP. Idan Wahyudin, Sabtu (18/7/2015).

Menurut Idan, di hari Lebaran kedua volume kendaraan, baik R2 maupun R 4 meningkat pesat sehingga Kapospam sp3 Cigalontang harus memasang tolo-tolo pembatas jalur guna menghindari kemacetan.

Namun demikian para petugas harus bekerja ekstra keras untuk mengatur arus karena banyak para pengguna kendaraan-kendaraan yang memotong arus biar cepat tapi sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami akan memberikan sanksi push up kepada siapapun pelanggar dengan menyuruh Push up. Karena menerobos pembatas jalan sangat membahayakan,” ujarnya. (Erwin R Widiagiri).***

 

Komentari