Pemprov Jabar Minta Posisi Wakil Bupati Tasik Segera Diisi

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta agar posisi wakil bupati segera diisi sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Pihak Pemprov Jabar sudah melayangkan surat  yang ditujukan kepada Bupati Tasikmalaya, H Ade Sugianto dan juga Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Ruhimat.

Surat bernomor 132/383/pemksm yang sifatnya segera itu, meminta agar Bupati segera berkoordinasi dengan partai politik pengusung, untuk mengusulkan dua orang calon wakil bupati yang kemudian ditujukan ke DPRD untuk dilakukan proses pemilihan.

Surat resmi tersebut bertanggal 1 Februari yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Dr H Iwa Karniwa. Dan meminta agar surat tersebut diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Seusai dengan mekanisme pengisian kekosongan jabatan Wakil bupati telah diatur dalam Pasal 176 Undang-Undang No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada)

Pada Pasal 176 ayat (1) UU Pilkada, disebutkan bahwa pengisian wakil bupati dilakukan  melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD  berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung.

Sementara itu, ada tiga partai politik yang menjadi pengusung pasangan Bupati Uu Ruzhanul Ullum dan wakil  Bupati  Ade Sugianto pada pilkada 2016 lalu. Tiga partai tersebut yakni PAN, PDIP dan PKS.

Setelah Bupati Tasikmalaya dilantik menjadi wakil gubernur Jawa Barat, secara otomatis wakil Bupati Ade Sugianto kemudian naik menjadi  Bupati Tasikmalaya dan dilantik pada 3 Desember 2018 lalu.

Namun hingga kini posisi wakil Bupati Tasikmalaya yang ditinggalkan Ade Sugianto masih belum terisi dan diminta pemerintah Jawa Barat untuk segera diisi.

Untuk mengisi kekosongan posisi Wakil Bupati tersebut saat ini sudah muncul dua nama dari dua partai pengusung yakni Deni R Sagara dari PAN dan Tetep Abdul Latif dari PKS. (Kapol)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...