IKLAN
PERISTIWA

Pencuri Bayi Belum Ada Titik Terang

dr.-hilman-taufik

dr. Hilman Taufik

SUMEDANG, (KP).-
Polisi masih menyelidiki kasus penculikan bayi yang dilakukan seorang perempuan yang mengaku pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Selasa (7/7/2015) di RSUD Sumedang.

Namun, saat ini, muncul dugaan bahwa ada pihak dalam dari RSUD yang terlibat, sebab si pelaku mengetahui secara detail informasi pribadi dan rekam medis keluarga korban. Terkait adanya dugaan tersebut, kepolisian masih belum dapat memastikan, karena saat ini prosesnya masih dalam penyelidikan.

“Kita lihat saja perkembangan hasil temuan penyidik, mudah-mudahan bisa secepatnya terungkap, karena dalam suatu kasus kita bicara bukti, bukan berandai-andai,“ kata Kapolsek Sumedang Selatan Kompol Dilam, Rabu (8/7/2015).

Sementara itu, Direktur RSUD Sumedang, dr. Hilam Taufik menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada pihak polisi. Menurutnya, jika nanti ternyata ada orang dalam yang terlibat, pihaknya akan menindak menurut peraturan yang berlaku.

“Kami serahkan sepernuhnya kepada penyidik, dan tentunya kamipun akan kooperatif jika dibutuhkan sesuai tupoksinya dalam pengungkapan kasus ini. Terkait dugaan ada orang dalam yang terlibat, kami tidak dapat pastikan, karena itu sudah masuk ke ranah polisi,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menyatakan tidak ada nama Khoerunisa, hanya saja tahun lalu, ada seorang bidan yang bernama Khoerunnisa (24), yang bekerja sebagai bidan di Puskesmas Kecamatan Darmaraja, akan tetapi setelah dicocokan ciri-cirinya dengan terduga pelaku, ternyata tidak sama dan saat ini orang yang dimaksud sudah pindah ke RSUD Sumedang sebagai tenaga honorer.

“Polisi pun kemarin ada ke sini, akan tetapi tidak ada kecocokan antara terduga pelaku dengan Khoerunisa yang sempat terdaftar menjadi pergawai Dinkes,“ ujar Kepala Dinas Kesehatan drg Agus Rasjidi di kantornya.

Agus menyebutkan, besar kemungkinan, pelaku hanya mencatut nama pegawai dinas di intansinya untuk meyakinkan korban dalam melancarkan aksinya. Dalam hal ini Dinas Kesehatan pun menegaskan, tidak ada program bantuan bagi bayi keluarga miskin seperti yang dimaksudkan pelaku untuk mengiming-imingi korban. “Itu hanya akal-akalan pelaku saja,“ katanya. (Endang DS)***

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Aditya Hiracahya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Redaktur : Abdul Latif
Wartawan : Jani Noor, Imam Mudofar, Azis Abdullah, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top