Penderita Infeksi Usus, Berobat Gratis Pakai Kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan

TARKI, (KAPOL).- Warga Citeureup Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Sania Fajrin Fauziah, merasa terbantu dengan kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sebab, dia tidak perlu mengeluarkan biaya selama bayinya yang mengidap infeksi usus saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Slamet Garut.

Sania merupakan ibu dari Arashi Muhammad Arkan. Begitu lahir bayi laki-laki itu menjalani perawatan di Rumah Sakit karena menderita penyakit Infeksi Usus.

Selama perawatan, pasien pemegang kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan tersebut menempati ruang perawatan kelas III.

“Saya berobat dengan menggunakan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan. Saya terbantu
karena biaya pengobatan anak saya selama 21 Hari gratis,” Üjar Sania.

Hak ruang perawatan JKN-KIS saya adalah kelas III dengan iuran Rp 25.500 per bulan. Kalau tidak pakai JKN-KIS BPJS Kesehatan. “saya tidak tahu harus membayar biaya pengobatan anak saya dengan apa,” lanjut Sania.

Sania pun berpendapat, bahwa program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan
adalah program yang mulia.

Dengan semangat gotong royong, biaya pelayanan kesehatan yang sangat mahal bisa diatasi. Sania pun ikhlas membayar premi secara rutin setiap bulan seumur hidup.

“Apabila tidak digunakan, iuran yang saya bayar kan bisa dipakai oleh orang lain yang membutuhkan” kata Sania. (Erwin RW)***