Pengajian HUT ke-72  Bhayangkara, Polres Sumedang

SUMEDANG, (KAPOL).- Pengajian rutin Majelis Taklim Bersatu (MTB) yang dipusatkan di Masjid Agung Sumedang, menjadi rangkaian acara peringatan HUT ke-72 Bhayangkara, Kamis (11/7).

Terpantau, acara yang digelar hingga tengah malam itu, tampak berlangsung khidmat.

Bahkan, ikut hadir perwakilan unsur Polri, TNI, Ormas, LSM, pelajar, mahasiswa, parpol, club motor dan mobil serta ASN di lingkungan Pemkab Sumedang.

KH. M. Muhyiddin Abdul Qadir Almanafi yang juga pimpinan Pontren Internasional As Syfa Walmahmudiyyah menjelaskan soal beban dan tanggung jawab para penegak hukum itu.

“Jajaran polri memiliki tanggung jawab dan resiko di dunia dan akherat,”  kata Abuya.

Kiprahnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,  kata Abuya, namun tidak menutup kemungkinan, masih ada sebagian  kelompok masyarakat yang kurang puas atas kinerjanya.

Menyikapi itu, kata Abuya, bukan garapan yang mudah dan apalagi ketika menghadapi orang berpengaduh tapi zolim.

“Jika sudah berbau zolim, Ini lebih sulit khususnya bagi Polisi,” tuturnya.

Apalagi, lanjut dia, banyak masyaratakat saat ini yang senang membalikan fakta seperti melalui  medsos atau menyebarkan informasi bohong.

“Akibatnya banyak yang tergerus dengan fitnah dan  menimbulkan kekacauan karena tergulung isu di medsos oleh sebagian orang yang tidak senang,”  ujarnya.

Semoga dengan tugas berat itu,  kata Abuya, kepolisian mendapatkan balasan berlipat ganda dari Allah Swt.

“Jika tak ada polisi, tidak terbayangkan bagaimana kekacauan yang akan kita hadapi. Bahkan  hukum rimba pun mungkin akan terjadi. Siapa yang kuat, maka dialah yang akan menang,”  katanya.

Sementara, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengapresiasi kegiatan MTB yqng dikolaborasikan dengan HUT Bhayangkara.

“Kami merasa bangga, karena sudah dianggap sebagai satu keluarga besar MTB,” katanya.

Menurutnya, yang paling penting bahwa pihaknya bisa meminta doa secara khusus kepada Abuya dan jemaah.

“Diharapkan, Polri lebih dicintai masyarakat sehingga dapat memberikan pengayoman yang sebaik-baiknya. (Azis Abdullah)***

Komentari