IKLAN
BIROKRASI

Pengelolaan Dana Desa Dikawal Tiga Pilar

Agus Kusnadi/"kapol"*

PARIGI, (KAPOL).-Melalui penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan Kepolisian, pengelolaan Dana Desa akan di kawal oleh Tiga Pilar. Penandatanganan Mou dilakukan di Aula Sekretariat Daerah Kab Pangandaran di Parigi

Kapolres Ciamis, AKBP Nugroho Arianto mengatakan, kegiatan ini adalah merupakan Apel Tiga Pilar dalam rangka sosialisasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah ( TP4D), dan MoU Kapolri tentang pencegahan pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa, serta percepatan program inovasi desa di Kab Pangandaran.

“Tiga Pilar itu adalah Babikamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa,” ungkap Nugroho beberapa saat usai pelaksanaan penandatanganan MoU di aula Setda Pangandaran di Parigi, Selasa (14/11/2017).

Lanjut Nugroho, kerjasama ini dimulai dari pusat hingga ke daerah, kerjasama antara Polri, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa termasuk dari Kementerian Keuangan juga.

“Jadi untuk aturan-aturannya sudah ada, tinggal kita melaksanakannya di daerah melalui tiga pilar dalam melakukan pengawasan pengelolaan anggaran Dana Desa,” ujarnya.

Dalam pengawasan tersebut kata Nugroho dilihat dari bagaimana pembangunan fisiknya. Apabila ada temuan-temuan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa, kata dia, bisa dikoordinasikan.

“Nanti ada sarananya, ada juga aspek hukumnya,” ucap Nugroho, seraya dirinya mengatakan, ada upaya pencegahan apabila ada temuan dalam pengelolaan anggaran Desa Desa.

“Dibarengi juga dengan aspek penegakannya,” ucapnya.

Dia menyarankan dengan kehadirannya dalam pelaksanaan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran Dana Desa, tidak akan membuat takut para Kepala Desa.

“Kalau tidak melakukan kesalahan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa kenapa harus takut. Justru disini kita akan mengawal dan ada aspek pencegahannya, supaya para kepada desa bisa enak tidur. Intinya kita kan memberi motivasi kepada mereka (kepala desa) dalam hal pengelolaan anggaran Dana Desa,” tuturnya.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, dengan ditandatanganinya kerjasama ini, Tiga Pilar (Babikamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa) akan mengawal pengelolaan anggaran Dana Desa.

“Pak Kapolres serta jajarannya ke bawah akan bersama dalam hal pencegahan dalam sistem keuangan di desa yang wajib,” ujarnya.

“Kalau ini sudah dilaksanakan insya allah tidak akan terjadi persoalan-persoalan kedepannya. Tapi itu tergantung dari sikap mental para kepala desa iti sendiri,” ujarnya.

Setelah dua tahun berjalan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, lanjut Jeje, Dana Desa sudah menvapai sekitar 122 miliar.

“Rata-rata tiap desa mendapatkan sekitar 1,4 miliaran,” ujarnya.

Kata Jeje, beberapa regulasi dan aturan yang menjadi pedoman dalam penggunaan Dana Desa sudah disampaikan kepada para kepala desa. Namun kata Jeje, tentu masih ada persoalan yang mendasar.

“Yang ada di desa ini adalah dengan adanya kapasitas yang masih terbatas, maka perencanaan dan penganggaran serta perencanaan,” ujarnya.(Agus Kusnadi)***

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top