oleh

Penghormatan Terakhir Bagi Afridza

TASIKMALAYA, (KAPOL).-  Jenazah pembalap kelahiran Tasikmalaya, Afridza S. Munandar disambut bak pahlawan sejak keluar tol Cipularang menuju Tasikmalaya, Senin (4/11/2019) petang.

Baik rekan di jajaran Ikatan Motor Indonesia (IMI), KONI Jawa Barat, hingga komunitas motor di Tasikmalaya ikut mengawal perjalanan hingga ke rumah duka.

Meski diguyur hujan deras, tak menyurutkan rekan-rekan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pembalap yang tampil pada Asian Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang Malaysia akhir pekan lalu.

Sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga Sambong Bencoy tak jauh dari rumah duka, para pengantar diberikan kesempatan untuk melakukan salat jenazah secara bergantian.

Pantauan KAPOL di lokasi, pelayat sudah berjejal di pintu masuk perumahan Tamansari sejak pukul 19.00 WIB.

Pemandangan tak jauh berbeda juga terlihat di sekitar rumah duka. Termasuk salah satunya Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman, M. Yusuf berbarengan dengan Ketua Ikatan Motor Indonesia Korwil Tasikmalaya, ‘Apih’ Yono. Sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah juga ikut menyambut kedatangan jenazah.

Tak hanya di rumah duka, di rumah neneknya di Jalan Perintis Kemerdekaan pun pelayat berjubel. Bahkan akses jalan dari dan menuju Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya ditutup.

Karena tak cukup menampung banyaknya orang sejak bada isya. Ditaksir lebih dari 10 ribu orang yang hadir.

“Ini merupakan contoh bagi semua, siapapum yang berprestasi mendapatkan perhatian luar biasa dari warga. Pengakuan dari masyarakat luas,” ujar Ketua IMI Korwil Tasikmalaya, Apih Yono.

Ia mengatakan, terakhir berkomunikasi dengan almarhum beberapa bulan sebelumnya. Selain santun, juga penurut mendengarkan saran dan masukan para senior.

“Kami bangga memiliki Afridza sebagai keluarga pecinta otomotif,” katanya.
Pemuda kelahiran Kota Tasikmalaya pada 13 Agustus 1999‎ menghembuskan napas terakhirnya selepas mengalami kecelakaan pada Idemitsu Asia Talent 2019 di Sirkuit Sepang Malaysia, Sabtu (2/11/2019).

Anak sulung dari pasangan Irwan Munandar dan Ersa Mayasriwenda menghembuskan nafas terakhir saat mendapatkan pertolongan medis.

Peti berbalut bendera kebesaran Indonesia, merah putih membawa jenazah hingga liang lahat di Pemakaman Sambong Bencoy Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Keluarga dan rekan tak bisa menyembunyikan rasa kesedihan dengan cucuran air mata. (KP-11)***

Komentar

News Feed