Pengurus Koperasi dan UKM Dilatih

BANJAR, (KAPOL).- Dalam rangka meningkatkan SDM para pelaku usaha serta para pengurus Koperasi di Kota Banjar, sebanyak 62 orang warga binaan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar diberikan wawasan dan edukasi dalam kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM pelaku Koperasi dan UKM yang digelar di RM. Ibu Joko, Karangpannimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Rabu, (19/06/2019).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, tersebut dihadiri pula oleh Kepala Bidang KUKMP, Saiffudin, Kabid KUKM, Neneng Widya Hastuti, selaku leading sektornya, serta Ketua Dekopinda Kota Banjar, H. Kadijan, para narasumber dari praktisi/tenaga ahli, diantaranya para Ketua Dekranasda, Ketua ICSB, Kepala BNI, Kepala Kantor Pos, Pengusaha, pendamping UKM, serta yang lainnya.

Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, dalam sambutannya mengutarakan kegiatan tersebut adalah salah satu upaya Pemerintah dalam meningkatkan laju pertembuhan ekonomi di Kota Banjar.

“Pembinaan koperasi dan UKM di Kota Banjar itu selalu terus menerus dilakukan, meski begitu kita akan pernah bosan memberikan edukasi terhadap mereka, dan untuk kali ini ada beberapa Wirausaha baru yang mengikuti pelatihan ini,” ucapnya, saat ditemui dalam pembukaan kegiatan.

Kepala Dinas KUKMP, Saiffudin, didampingi Kabid KUKM, Neneng Widya Hastuti, menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, yang dibagi dalam 2 tempat, yaitu di RM. Ibu Joko bagi para pelaku UKM serta di RM. Citra bagi para pelaku Koperasi.

“Pelatihan ini terbagi menjadi dua, untuk UKM dikhususkan bagi wirasusaha baru dan pelaku koperasi lebih ke pelatihan ke-menejemen-an, diantaranya biar lebih mudah membuat RAT, menyusun laporan, atau cara promosi,” ucap Saiffudin.

Lebih lanjut Saiffudin menambahkan di era modern ini, para pelaku usaha dan para pengurus Koperasi harus melek teknologi sehingga bisa mengikuti arus jaman lewat era digital ini.

“Penggunaan internet di kita sudah luar biasa, itu bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dalam memasarkan produknya, para pelaku koperasi juga bisa mempergunakannya untuk berbagai promosi,” tegasnya.

Para peserta kegiatan pelatihan itu, selain diberikan makanan secara gratis selama kegiatan, mereka juga difasilitasi uang transportasi sebesar Rp 50 ribu perhari, tas gendong, serta sertifikat sudah mengikuti kegiatan.

Salah satu peserta kegiatan, Penti Damayanti, warga Desa Raharja, mengaku senang dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut.

“Alhamdulillah selain kita mendapatkan ilmu, juga bisa saling mengenal satu sama lainnya,” ungkapnya. (Agus Berrie)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...