Penjaga Perlintasan KA Terima Penghargaan

GARUT, (KAPOL).- Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72, Kepolisian Resor (Polres) Garut memberikan penghargaan kepada sejumlah orang yang dianggap telah berjasa di berbagai bidang.

Selain anggota Polri, penghargaan pun diberikan kepada unsur masyarakat.

Penghargaan bagi masyarakat yang dianggap berjasa di antaranya, diberikan kepada dua orang penjaga perlintasan kereta api yang tak dilengkapi palang pintu.

Keduanya, biasa berjaga di perlintasan kereta api Bangbayang, Kecamatan Kadungora dan di perlintasan kereta api Kampung Hujung, Kecamatan Leles.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyebutkan, kedua penjaga perlintasan kereta api tersebut sangat besar jasanya bagi keselamatan orang lain.

Tanpa pamrih, keduanya selalu setia menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di perlintasan rel kereta api yang tak dilengkapipalang pintu tersebut.

“Mereka selama ini telah berpartisipasi melayani dan menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintasi perlintasan rel kereta api di wilayah Kadungora dan Leles. Jasa mereka sangat besar sehingga tak berlebihan kalau kita berikan penghargaan bagi mereka,” ujar Budi yang ditemui seusai kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun ke-72 Bhayangkara di Markas Polres Garut, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya, dua warga yang mendapat penghargaan itu biasa aktif membantu masyarakat di perlintasan kereta api wilayah Cijapati dan Leles.

Ketika ada kereta api yang akan melintas, mereka memeberikan peringatan dengan cara menghentikan kendaraan yang akan melintas.

Dua orang itu, kata Budi, memiliki jasa yang terkadang tidak mendapatkan perhatian, padahal tindakannya telah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melewati rel kereta api.

Jasa mereka yang begitu besar terkadang tak terpikirkan oleh pemerintah atau masyarakat lainnya padahal dampaknya sangat besar bagi keselamatan nyawa orang lain.

Kapolres juga menerangkan, dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara itu pihaknya tidak hanya memberikan penghargaan kepada dua petugas palang pintu akan tetapi juga masyarakat lainnya yang memiliki prestasi dan peran dalam membantu institusi Polri.

Selain masyarakat, ada enam anggota Polres Garut yang mendapatkan penghargaan dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota Polri.

“Untuk anggota Polres Garut yang mendapatkan penghargaan, semuanya ada enam orang. Mereka telah memberikan dedikasi kinerja di luar tugas rutinnya,” kata Budi.

Ia menyebutkan, anggota Polri yang mendapatkan penghargaan itu terkait pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kemudian aggota yang sering melakukan gerakan sosial membantu orang yang membutuhkan.

Selain itu ada juga anggota yang berhasil membantu penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan di wilayah hukum Polsek Malangbong.

“Seperti kejadian di Malangbong yang membantu penangkapan Jatanras, untuk itu dari pimpinan mengapresiasi mereka melalui pemberian penghargaan,” ucapnya.

Disampaikan, anggota yang mendapat penghargaan itu diberi piagam, kemudian jika ada kesempatan dapat menaiki karir yang lebih bagus serta mendapatkan kesejahteraan.

Masih menurut Budi, penghargaan bagi anggota tersebut bukan akhir dalam melaksanakan tugas, tapi menjadi motivasi diri dan anggota lainnya agar lebih maksimal dalam melaksanakan tugas Polri.

Salah seorang anggota Polri yang mendapatkan penghargaan, Brigadir Dani Nuroni menyampaikan terima kasih buat Kepala Kepolisian Resor Garut yang telah memberikan penghargaan buat anggotanya.

Ia mengungkapkan, sebagai Polri sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan rasa aman bagi masyarakat sehingga dapat dengan nyaman melakukan berbagai aktivitas.

“Terima kasih buat Bapak Kapolres, terima kasih juga buat masyarakat yang telah membantu Polri di lapangan dalam menjaga keamanan,” kata anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Malangbong itu. (Aep Hendy S)***

Komentari