Penjual Senjata Api Diamankan Polisi

JATINANGOR, (KAPOL).- Direktorat Reserse Kriminal Polda Jabar, mengamankan tersangka kepemilikan dan memperjual belikan senjata api tanpa ijin di Desa. Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

Tersangka diketahui YG (37) warga
Dusun Cikopo Rt 02 Rw 03 Desa Ciapacing, Jatinangor.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto mengatakan, tersangka telah menyimpan dan menyembunyikan senjata api dengan maksud untuk di miliki dan dijual.

“Senjata api, dijual oleh tersangka dengan harga Rp 6 sampai dengan Rp 9 Juta,” katanya di Mapolda Jabar.

Dkatakan, senjata api dijual tersangka ke beberapa daerah di Indonesia.

Diantaranya, ujar dia menambahkan, dijual ke Kab. Kutai,Provinsi Kalimantan Timur, Kab. Purwakarta, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka dan berbagai wilayah lainnya.

“Kita masih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini. Kasus ini terungkap pada Kamis 01 Maret 2018 pukul 16.00 Wib di Jatinangor,” ujarnya.

Ia mengatakan, tersangka berperan sebagai yang menyimpan, kurir dan penjual senpi sekaligua dijerat Pasal 1 UU No. 12/1951.

“Beberapa barang-bukti diamnakan, seperti 4 pucuk senpi jenis Mede Call 22 mm, 1 pucuk senpi jenis makarov (konversi), 9 butir amunisi Call 9 mm, 1 unit Hand Phone merk Samsung, 2 buku rekening tabungan BCA dan Mandiri.
(Azis Abdullah)***

Komentari