Penjualan Tahu Sumedang Turun 50 Persen

AZIS ABDULLAH/

AZIS ABDULLAH/”KP”
Tahu Sumedang, menjadi
makanan khas mudik dan balik lebaran.

JATINANGOR, (KAPOL).-
Sejumlah pedagang tahu Sumedang yang berjejer di sepanjang Jalan Raya Bandung – Garut Kec. Jatinangor mengeluh minimnya pembeli.

“Omzet penjualan tahu Sumedang pada musim mudik Lebaran 2015, menurun sekira 50 persen. Hal itu terjadi akibat penurunan volume kendaraan pemudik setelah dioperasikannya Tol Cipali,” kata Didin (39) seorang pedagang warga Cicalengka – Kab. Bandung kepada “KPcoid”, Sabtu, (18/7/2015).

Sebelumnya atau pada mudik Lebaran 2014 lalu, Didin mengaku pendapatan menjual tahu Sumedang cukup menggembirakan.

“Dulu, saya bisa menjual tahu dengan omzet per hari mencapai jutaan rupiah dan terhitung H-7. Sekarang, saya hanya meraih rupiah sekira ratusan ribu saja per hari-nya,” tutur Didin.

Seorang pemudik warga Leles – Kab. Garut, Rita Rosita. (38) menganggap tak afdol jika mudik tak mencicipi tahu Sumedang.”Membeli tahu Sumedang, menjadi kebiasaan keluarga kami pada saat mudik lebaran,” tuturnya. (Azis Abdullah)***

Komentari