Petugas KPPS di Tasikmalaya yang Meninggal Dunia Bertambah Jadi Tiga Orang

SINGAPARNA, (KAPOL).-Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia di Kabupaten Tasikmalaya bertambah satu orang lagi. Sebelumnya dilaporkan dua petugas KPPS meninggal duni karena kelelahan seusai melakukan proses penghitungan dan rekapitulasi suara hasil pemilu 2019. Dengan begitu, kini tercatat 3 orang petugas KPPS yang telah gugur saat menjalankan tugas.

“Memang benar, sudah tiga orang petugas kami yang di KPPS yang dilaporkan meninggal dunia pasca proses penghitungan suara pemilu kemarin,” jelas Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya, Fahrudin, Sabtu (20/4/2019).

Ia menuturkan, dua orang yang sebelumnya yang meninggal dunia yakni Ketua KPPS 11 Desa Cidugaleun Kecamatan Cigalontang, Supriyanto, yang meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (18/4/2019), serta Ketua KPPS 2 Desa Mandalamekar Kecamatan Jatiwaras, H. Jeje, yang meninggal dunia pada Kamis (18/4/120) malam.

Sementara yang dilaporkan ketiga, yakni Ketua KPPS 5 Desa Padangkamulyan Kecamatan Bojonggambir bernama Riyad. Dirinya tiba-tiba pingsan setelah selesai penghitungan suara, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit dr. Sukardjo, Tasikmalaya.

“Almarhum sempat pingsan dahulu, lantas dibawa ke dokter terdekat. Kemudian dirujuk ke RSU dr. Sukardjo Tasikmalaya, hari ini (Sabtu) sekitar jam 12.00 wib meninggal dunia di RSU,” katanya.

Ia menyampaikan, untuk dua orang yang meninggal dunia sudah diberikan santunan kepada keluarganya sebagai bentuk turut berduka cita. Sedangkan satu orang lagi, saat ini perwakilan KPU sedang melayat ke rumah duka.

Pihaknya pun mengaku sangat berbela sungkawa atas wafatnya para petugas penyelenggara pemilu di daerah. Pengabdian dan dedikasi mereka dalam melaksanakan tugas sungguh luar biasa dan tidak akan mampu tergantikan. Berkat kinerja dan dedikasi mereka pulalah, proses demokrasi di negara ini bisa berjalan dengan lancar. (Aris Mohamad F)***

Diskusikan di Facebook