Dalam Tiga Tahun Terakhir 11.297 Pohon Ditebangi dan Dicuri

image

SINGAPARNA, (KAPOL).-
Selama tiga tahun terakhir, sedikitnya 11.297 pohon ditebangi tangan jahil. Data itu terungkap dari kasus yang ditangani Polisi Hutan Perhutani Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Adminisiatur Polkam KPL Perhutani Tasikmalaya, Deden Yogi Nugraha, menuturkan di Kecamatan Cibalong, kurang lebih ada 300 hektare dari luas wilayah 500 hektar pohon milik Perhutani habis dirusak dan dicuri. Kerugian negara lebih dari 2 miliar rupiah.

Selain itu, Deden menambahkan, kerugian lainnya adalah akibat dampak kerusakan lingkungan itu sendiri, di antaranya berpengaruh pada siklus pergerakan dan kualitas air yang tentunya akan merugikan masyarakat sekitar.

“Tidak hanya materil akan tetapi kerugian lainnya adalah akibat dampak ekologi, edrologi, dan pengairan,” kata Yogi, saat jumpa pers di Mako Polres Tasikmalaya, Rabu Siang (3/9/15),

Atas dasar itu Polhut Kab. Tasikmalaya beserta pihak Kepolisian setempat akan terus berupaya untuk mengembangkan kasus-kasus ilegal loging di daerah Kab. Tasikmalaya, seperti yang diungkapkan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Susnadi Si.K. Rabu (3/8/15). Dirinya beserta jajaran kepolisian, siap untuk terus melakukan pemantauan hutan dan menindak pelaku pengrusakan.

“Memang kita sudah komitmen Akan terus melakukan penangkapan pelaku pencurian kayu di wilayah Kab. Tasikmalaya,” ujar Susnadi. (Erbe)

Komentari