Polisi Beri Pemahaman Soal Hukum, Karang Taruna Desa Margaluyu

PANCATENGAH, (KAPOL).-Kepolisian Sektor Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya menggelar pembinaan dan penyuluhan kepada karang taruna Desa Margaluyu, Kecamatan Pancatengah, Rabu (13/2/2019).

Melalui anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa tersebut, Briptu. Yusuf Hamdani dan anggota Polsek Pancatengah, Aiptu. Rohdi B Satjah pembinaan dan penyuluhan kesadaran hukum tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa pentingnya suasana aman dan damai.

Menurut Briptu. Yusuf dengan diadakanya penyuluhan hukum ini bertujuan untuk mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik, sehingga setiap anggota warga dan aparatur pemerintah menyadari dan menghayati hak dan kewajibanya.

Budaya hukum dapat dilihat dari sikap dan perilaku yang patuh dan taat terhadap aturan. Semua itu untuk menuju kepada supremasi hukum. Untuk itu dia mengajak agar para pemuda tidak salah pergaulan dan senantiasa mematuhi norma yang ada termasuk menjauhi bahaya Narkoba.

“Hindari penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, patuhi aturan lalu lintas di jalan ketika berkendara, bagi yang sudah punya anak remaja agar di awasi jangan sampai generasi muda penerus perjuangan bangsa rusak karena barang haram tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, bahwa akhir akhir ini begitu banyak dan maraknya penyebaran penyebaran berita yang tidak jelas sumbernya dan palsu atau bohong (hoax), maka pihaknya mengajak masyarakat terutama pemuda dalam wadah karang taruna untuk mewaspadai berita berita Hoax

“Saya harap masyarakat terutama pemuda tidak langsung mempercayai dan menyebarkan pesan berantai melalui perangkat elektronik hawatir karena bila pesan tersebut tidak benar dapat terjerat hukum sesuai dengan undang undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa keamanan dan ketertiban sudah ada dalam lingkungan, tugas polisi bersama masyarakat agar situasi kondusif tetap terjaga.

“Mari kita ciptakan agar desa kita tetap kondusif, mohon dukungan seluruh warga desa, keadaan yang aman tidak datang sendiri namun atas kebersamaan sinergitas masyarakat, pemerintah desa dan aparat keamanan,” ungkapnya. (Ema Rohima)***