Protes Pembangunan Tempat Ibadah, Warga Jadimulya Datangi Wali Kota

BANJAR, (KAPOL).- Masyarakat RW 08, Jadimulaya, Kelurahan Hegarsari, Kec Pataruman, Kota Banjar menolak pembangunan rumah ibadah di Jalan BKR, atau lebih dikenal Jalan Kantor Pos atau Jalan Buntu.

Bentuk protes, perubahan bangunan gudang menjadi rumah ibadah itu, perwakilan masyarakat dan tokoh masyarakat warga sekitar rumah ibadah itu mendatangi Kantor Wali Kota Banjar Jalan Siliwangi, Rabu (19/6/2019).

Kedatangannya warga yang audiensi diterima langsung Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih didampingi Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, Ketua MUI Kota Banjar, Kh.Muhtar Gozali, Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kota Banjar, H. Kaswad, Ketua Dewan Masjid (DMI) Kota Banjar, H.Jalaludin, unsur TNI dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Banjar.

Perwakilan Warga RW 08, Jadimulya, Zaenal Arifin, protes dan menolak pembangunan rumah ibadah sudah dilayangkan sejak tahun 2011.

Dirinya merasa khawatir jika permasalahan ini dibiarkan atau dinilai kecil, menimbulkan masalah baru dan besar di masa mendatang.

“Protes penolakan kembali dilayangkan tahun 2014. Akibat pengalihfungsian bangunan gudang menjadi rumah ibadah tanpa izin masyarakat sekitar. Fakta ini bertentangan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 ,” ucap Zaenal.

Tokoh Masyarakat, Ustad. Aan Sabhan dan Ketua Rw 08, Asep Rodina, mengatakan, bangunan gudang yang dijadikan rumah ibadah itu berdekatan rumah ibadah kaum muslimin. Yaitu, Masjid Jami Nurul Huda.

“Jaraknya itu sekitar 15 meteran,”ujarnya seraya menegaskan, bangunan rumah ibadah diduga ilegal. Karena, saat diminta menunjukan IMB bangunan gudang menjadi rumah ibadah saat itu tak berhasil membuktikannya kepada warga RW 08 sampai sekarang ini.

Menyikapi tuntutan dan aspirasi warga Rw 08 Kelurahan Hegarsari yang berkembang itu, Wali KOta Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih dan Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana berharap masyarakat sekitar rumah ibadah itu menahan diri.

“Kami bersama Forkopimda Kota Banjar segera melakukan kajian. Diharapkan semuanya menahan diri dahulu. Banjar nu urang. Harus tetap kondusif,” ujar Hj. Ade Uu Sukaesih dan AKBP Yulian Perdana. (D.Iwan)***

Ket. Foto :
AUDIENSI Masyarakat RW 08, Jadimulaya, Kelurahan Hegarsari, Kec Pataruman bersama Forkopimda Kota Banjar di ruang rapat Setda Banjar, Rabu (19/6/2019).

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...