Proyek Pengadaan Barang Banprov Diusut Kejari

BANJAR, (KAPOL).- Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Banjar mulai berdatangan, memenuhi undangan dan memberikan keterangan di ruang pemeriksaan Pidana Khusus di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar, Jalan Gerilya, Senin (20/5/2019).

“Sekarang, merupakan hari kedua memintai keterangan para pejabat Pemkot Banjar itu,” ucap Kepala Kejari Kota Banjar, Gunadi didampingi Kasi Pidana Khusus Kejari Banjar, Feri Nopiyanto, Selasa (21/5/2019).

Diantara informasi dan keterangan yang sedang digali Tim Kejari Kota Banjar selama ini, dikatakan dia, terkait realisasi pengadaan barang yang bersumber dari Bantuan Provinsi Jabar Tahun 2016.

“Besaran Bantuan Provinsi Jabar tahun 2016 itu mencapai Rp 2,9 miliaran,” ucap Gunadi.

Pada kesempatan itu, dia tak menjelaskan secara terperinci dan detail terkait dugaan penyimpangan penggunaan Banprov Jabar tahun 2016 tersebut. Apakah fiktif atau mark-up ?.

“Ini masih tahap penyelidikan. Belum bisa diungkap ke publik secara gamblang sekarang ini,” katanya.

Kendati demikian, dia tidak membantah, diantara pejabat yang dimintai keterangan terkait banprov 2016 tersebut, itu ada yang menjabat Kadis, Kabid, Kasi dan bendahara OPD di lingkungan Pemkot Banjar.

“Diharapkan semua yang dimintai keterangan kooperatif, memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya, sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Gunadi. (D.Iwan)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...