Puluhan Fotografer Berburu Foto di Kabeuki

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Ada pemandangan yang berbeda di Kabeuki Coffee, Cake And Resto di Jalan Sirnagalih Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya pada Ahad (4/2/2018). Puluhan fotografer dari berbagai latar belakang berkumpul di Kabeuki untuk mengambil gambar.

Sejak pagi hari suasana di Kabeuki terlihat gaduh dengan hilir mudik para fotografer yang berebut mencari lokasi terbaik untuk mengambil gambar. Enam gadis cantik yang mengenakan busana Eropa yang ada di Kabeuki menjadi incaran mata lensa para fotografer.

Ada 80 orang fotografer dari kalangan pelajar, mahasiswa, profesional dan pegiat fotografi dari wilayah Tasik, Garut Ciamis dan Banjar hadir di Kabeuki. Mereka berada dalam wadah Komunitas Fotografi Amatir Tasikmalaya (Kofat) yang menggelar “mini hunting European ladies”.

“Kabeuki cocok buat kongkow-kongkow mantap spot luar biasa. Sangat enak dan nyaman. Viewnya dapet, nyaman buat hunting foto,” kata Ketua Kofat, Teguh Gusmantara.

Enam gadis yang merupakan model itu menjadi incaran mata kamera para fotografer. Gadis-gadis cantik itu mengenakan gaun ala gadis Eropa yang anggun. Lokasi Kabeuki yang khas menambah bidikan lensa terlihat luar biasa. Para fotografer terus membidik sekarang tidak puas dengan hanya memotret dari satu sudut pandang saja.

Teguh mengatakan mini hunting sengaja digelar sebagai sarana untuk kembali merekatkan hubungan silaturahmi di antara anggota Kofat yang tersebar di wilayah Priangan Timur. Termasuk juga untuk melakukan penjaringan anggota baru yang baru pertama kali dilakukan Kofat sejak tiga tahun lalu berdiri.

“Agendanya hunting foto, diskusi, dan workshop di bidang fotografi. Kami saling tukar pikiran dan berbagi ilmu di dunia fotografi dan kali ini digelar di Kabeuki. Suasana kena banget,” ujarnya.

Kofat sendiri berdiri sejak tahun 2014, lalu dengan semangat untuk mempersatukan semua fotografer yang ada di Tasimalaya. Kofat sendiri memiliki semangat untuk terus belajar dan belajar di dunia fotografi, semangat bersilaturahmi, dan semangat berbagi ilmu di bidang fotografi.

” Tahun 2018 ini Kofat melakukan rekonstruksi dan revitalisasi komunitas. Kita membenahi diri, menata kembali anggota dan di hunting perdana tahun 2018 ini kami membuka kembali bagi yang mau menjadi member dan selama ini tidak pernah kami lakukan, untuk tahun ini dilakukan,” ujarnya.

Kata dia bagi yang ingin bergabung dengan Kofat baik itu dari kalangan remaja, pelajar, mahasiswa, umum, pegiat foto komersial dan juga hobi dan yang suka foto silahkan hubungi Instagram Kofat itu sendiri.

Kofat satu satunya komunitas fotografer di Tasikmalaya yang terus komitmen serta konsisten terhadap organisasinya dan menjadikan anggotanya benar-benar profesional di bidangnya.

Dijelaskan Teguh, Kofat memiliki agenda besar untuk membuat proses pembinaan anggota agar lebih teratur dan terarah dan fokus di dunia fotografi. Sehingga para anggota Kofat bisa menghasilkan karya yang luar biasa dan menjadi profesional di bidang fotografi.

“Kami ingin anggota Kofat ini tumbuh menjadi fotografer profesional. Makanya kami akan fokus melakukan pembinaan dan terus belajar agar benar-benar menjadi profesional,” katanya. (Abdul Latif)***