Puluhan Pekerja Adukan Nasibnya ke Disnakertrans

SUMEDANG, (KAPOL).- Puluhan pekerja CV Karunia Agung Sejati (CV.KAS) mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Kamis (12/7).

Ketua Serikat PPB KASBI CV.KAS, Babay Suhaemi mengatakan, kedatangan mereka tak lain untuk memperoleh kepastian terkait status ketenagkerjaan mereka di CV.KAS. Serta sejumlah persoalan lainnya yang dialami oleh pekerja.

“Kita datang lagi ke kantor Disnakertrans ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan pertama Kamis 5 Juli 2018 yang belum menghasilkan kesepakatan atas tuntutan hak pekerja CV.KAS terhadap Managemen CV.KAS,” ujar Babay kepada “KAPOL”.

Ia menyebutkan pada audensi pertama, para pekerja intinya meminta semua hak normatif yang tak direalisasikan oleh CV KAS bisa dipenuhi sebagaimana mestinya dan sesuai aturan yang berlaku.

Diantaranya sejumlah persoalan yang dihadapi oleh pekerja antara lain, upah jauh dibawah UMK, upah lembur tidak mengacu pada Permenaker, cuti tidak diberikan, tidak diikutsertakan pada BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, THR tiap tahun tidak sesuai dengan ketentuan bahkan ada yang tidak dibayarkan.

“Adapun tuntutan utama yang kami sampaikan adalah, karyawan yang disingkirkan meminta bekerja kembali karena ditengarai perusahaan masih produksi dan Perusahaan harus membayar hak-hak notmatif yang belum dibayar perusahaan terhadap para pekerja seperti THR tahun ini dan penyesuaian upah sesuai UMK Kab.Sumedang,” kata dia.

Babay juga menerangkan, bahwa CV.KAS menyatakan tutup produksi setelah di perusahaan dibentuk serikat pekerja. Padahal pada kenyatannya, perusahaan masih berproduksi dan hanya mempekerjakan orang yang loyal pada perusahaan.

Namun di sisi lain pekerja lain yang masuk serikat diabaikan. Kondisi ini membuat para pekerja tidak jelas statusnya.

“Aneh ketika kami membentuk serikat pekerja,pihak perusahaan malah menyatakan stop produksi tanpa alasan yang jelas,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Hubungan Industrial dan Perselisihan pada Disnakertrans Kabupaten Sumedang, Agus Suyaman menyatakan, kedatangan pekerja CV.KAS merupakan proses negoisasi menyelesaikan persoalan antara pekerja dengan pihak CV.KAS.

“Justru ini adalah panggilan dari dinas ke pihak CV KAS untuk menyelesaikan perselisihan antara pekerja dengan CV.KAS,” ungkapnya.

Namun kata dia, pihak perusahaan membuat surat resmi tidak bisa hadir karena ada kepentingan yang lain. Sehingga proses negoisasi urung dilaksanakan.

Untuk selanjutnya, tambah dia, pihak Disnakertrans akan memanggil ulang Managemen CV KAS dalam waktu yang sesegera mungkin.

Jika panggilan dari dinas kembali tidak digubris oleh CV. KAS,pihak dinas akan menyerahkan kepada pekerja untuk langkah selanjutnya.

“Silahkan pekerja mengambil langkah, apa mau melalui tahap negoisiasi atau melalukan langkah dengan mediasi hukum,” katanya.

Karena pihak CV.KAS tidak bersedia hadir, para pekerja pun akhirnya meninggalkan Kantor Disnakertrans pada sekitar pukul 12.00 Wib. (Nanang Sutisna)***

Komentari