Ratusan Sopir Angkot di Tasik, Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

CIHIDEUNG, (KAPOL).- Ratusan sopir angkutan kota (Angkot) Tasikmalaya berkumpul di bekas terminal Cilembang Kota Tasikmalaya, Kamis (14/3/2019).

Mereka yang bergabung Komunitas Pengemudi Angkot mendeklarasikan untuk mendukung calon presiden Joko Widodo-Maruf Amin. Mereka mendukung capres nomor urut satu karena menganggap selama ini harga BBM premium stabil selama dipimpin Presiden Jokowi.

Koordinator Komunitas Pengemudi Angkot Tasikmalaya, Oleh Suhada (70) mengatakan, dukungan para sopir angkot merupakan ciri dukungan dari rakyat kecil. Menurutnya, selama kepemimpinan Jokowi, rakyat kecil banyak diperhatikan. Pasalnya, Jokowi banyak memberikan bantuan, seperti program keluarga harapan (PKH), subsidi sekolah, kesehatan, juga yang lainnya.

“Jadi masyarakat kecil terbantu. Sehingga kami bersepakat para sopir angkot mendukung pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin. Alasan kami karena harga bensin stabil selama dipimpin Pak Jokowi,” katanya

Oleh mengaku, baru di era Presiden Jokowi seluruh masyarakat Indonesia merasakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang merata di seluruh daerah. Karena itu, ia yakin Jokowi dapat melanjutkan kepemimpinannya. “Belum lama ini ada kenaikan harga BBM, namun harga premium tidak naik, dikhususkan untuk angkot. Jadi, selama ini Pak Jokowi sudah memihak kepada kami,” katanya.

Akan tetapi, ia berharap Jokowi dapat membenahi beberapa masalah yang masih menyusahkan rakyat kecil, khususnya para sopir angkot. Selain itu, Oleh juga berharap stok BBM jenis premium tidak mudah habis, seperti yang terjadi belakangan ini. Sebab disaat para sopir angkot hendak mengisi BBM jenis premium sejumlah SPBU langsung mengatakan stok premium kosong. Sehingga dengan terpaksa para sopir harus membeli bahan bakar yang lebih mahal, sementara ongkos tetap sama.

Oleh mengatakan, deklarasi yang dilakukan para sopir angkot merupakan ketegasan sikap politik jelang Pemilu 2019. Pihaknya berharap seluruh pengemudi angkot bisa mengajak semua pihak untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi agar pembangunan yang sudah dilakukan selama ini terus berjalan.

“Jika Jokowi-Amin nantinya terpilih pada Pilpres 2019, kami minta kuota premium khusus angkot diperbanyak di setiap SPBU. Soalnya, selama ini harga BBM sangat berpengaruh pada pendapatan para sopir angkot. Kami juga meminta kalau kondisi ekonomi membaik, segera turunkan harga BBM premium,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum Jaringan Perantau Asli Tasik Junen Hudaya mengatakan, ikrar dan dukungan kepada Jokowi-Maruf ini murni keinginan para sopir angkot.

Mereka merasakan harga premium yang stabil saat Jokowi menjabat sebagai Presiden selama 4 tahun lebih ini. Sehingga para sopir lebih merasakan murahnya premium.

Mereka para pengemudi angkot, kata Junen, sudah teruji prestasinya. Mereka mengaku mending pilih yang sudah jelas kerja nyatanya.

Menurutnya, pihaknya juga akan berupaya terus menampung aspirasi masyarakat bawah serta mengapresiasi dukungan, niat baik dari berbagai kalangan untuk padangan no 01 ini.

“Piplres di bulan April 2019 mendatang, harus menjadi milik semua rakyat Indonesia, dan dukungan pasangan no 01 semakin banyak dari kalangan rakyat kecil termasuk pengemudi angkot,” katanya. (Erwin RW)***