IKLAN
BUDAYA

Rekor Dunia di Sela-sela Panen Raya

image

LAKBOK, (KAPOL).-
Komunitas Karinding Tatar Galuh berhasil memecahkan rekor MusiUm Rekor Dunia Indonesia meniup karinding terbanyak, Minggu (20/9/2015) di sela panen raya di Desa Tambakeja dan Waringin Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Sedikitnya 1112 karinding dimainkan warga secara bersamaan, lalu disusul dengan 843 orang menari ronggeng gunung secara bersamaan.

“Keduanya berhasil memecah rekor tahun ini,” ujar Danrem 062 Tarumanagara Kolonel Infantri Sudarmadi, S.Sos didampingi Dandim 0613 Ciamis yang menggagas permainann karinding dan penari Ronggeng  Gunung terbanyak. 

Jumlah orang yang memainkan alat musik karinding itu memecahkan rekor di Bandung tahun 2014 yang hanya mencatat 1064 karinding. Sedangkan untuk penari ronggeng gunung terbanyak Ciamis daerah pertama kali nyang memecahkan rekor. 

Menurut Sudarmadi, digagasnya acara itu karena keprihatinan melihat generasi bangsa yang lupa akan kesnian daerahnya sendiri.

“Gelaran yang berbarengan dengan panen raya ini Korem 062 Tarumanegara mengenalkan kesenian asli dari Galuh kepada masyarakat luas dengan ditampilkan secara massal”, ujarnya. 

Karinding dan Ronggeng Gunung, menurut Sudamadi, umurnya sudah tua dan nyaris punah, dan tidak dikenal oleh masyarakat. Mungkin kedepan kata dia dirinya juga akan menggelar seni lain dengan cara masal.

“Prihatin dengan semakin menghulangnya seni karinding dan ronggeng gunung ditelan seni modern,” katanya.

Menurut Aip yang juga koordinator Komunitas Seni Karuhun mengaku  berterima kasih atas bantuan TNI, pemerintah tiga kabupaten dan kota, siswa dari mulai SD, SMP, SMA dan Perguruan tinggi, yang membatu mensukseskan gelaran  ajang pemecahan rekor muri dalam meleestarikan seni sunda buhun tersebut. 

“Awalnya gagasan dari TNI yang ingin mengembangkan mengenalkan seni budaya sunda yang kini kurang dikenal oleh anak-anak terutama pelajar, padahal disisi lain karinding ini banyak terdapat filososif yang bisa di pelajari. dulu  fungsi dari karinding adalah pengusir hama tanaman padi di samping alat permianan musik, dan hal ini hanya harus diperkenalkan pada masyarakat  tertuama generasi muda,” ucap dia.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 600 orang yang ikut pada komunitas karinding, Bukan hanya itu kata Aip pihaknya juga akan memeperkuat ronggeng gunung khas Ciamis ini tiga daerah termasuk Banjar dan Pangandaran. Pasalnya ronggeng ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Galuh dan tiga daerah itu masih bagian dari Tatar Galuh. (M.A. haris/KP) dicuri negara lain,” tutur dia. (M.A. Haris)

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top